Penyetelan Pompa Injeksi dan Nosel

Sobat Bloggers yang masih betah untuk berlama-lama nongkrong di blog kecil ini. Dan sudi buat ngelirik-ngelirik artikel2 sederhana yang ada disini. Topik kita kali ini tentang Penyetelan Pompa Injeksi dan Nosel.

Okay Sob... Cap Chuzzzz.....

>> Pompa Injeksi

Sebelum kita ke langkah Penyetelan, kita flashback sebentar ke proses pencucian dan pemasangan. Pastikan bahwa bagian-bagian (komponen2) yang akan dipasang benar-benar bersih, karena debu, pasir ataupun sisa-sisa gram dapat mengganggu dan menjadi masalah saat penyetelan nantinya.

Usahakan komponen selalu dicelupkan ke wadah berisi solar saat mau dipasang. Lanjut ke Test Bench...


* Tipe Distributor
Untuk tipe ini bsa dibilang proses penyetelannya paling mudah karena tidak perlu meratakan ukuran minyaknya. Alasannya sangat jelas karena Rotor Head hanya menganut sistem Plunger tunggal untuk pendistribusian bahan bakar ke semua silinder.

Pertama kali standarkan ukuran minyak pada gelas ukur, putar Full Load Adjusting Screw. Ukurannya bervariasi tergantung jenis P I, ada yang menggunakan mur12mm dan 13mm untuk mur kancingnya.

Jika sudah selesai, kini ke tahap peyetelan stasioner... Set mesin tes pada putaran 450RPM (mungkin nilainya akan brlainan pada test bench yang berbeda) dan putar baut 10mm pada tuas gas untuk mengecilkan debit minyak yang keluar dari Nosel hingga berhenti (tidak keluar lagi). Kencangkan...

Lalu turunkan putaran mesin tes hingga pada 200RPM, perhatikan noselnya, jika debit minyak keluar dengan keras/kuat maka penyetelan telah selesai.

Tinggal tahap terakhir, yaitu pengecekan pada seluruh body Pompa Injeksi, jangan sampai ada kebocoran ataupun rembesan bahan bakar. BERES...

- Berbeda dengan tipe Distibutor umumnya, pada Pompa Injeksi CAV MF (Traktor) ada perbedaan pada penyetelan minyaknya. Letaknya ada di bagian dalam, caranya buka tutup samping (2 baut 8mm), kendurkan 2 baut 8mm setelan pada Drive plate (Gunakan kunci ring) dan geser drive plate untuk penyetelannya.


- Pada Traktor tipe 6610 maupun TS90, baut stelan minyak ada pada cover Pompa Injeksi sisi dalam (berdekatan dengan blok mesin), gunakan kunci 13mm untuk mengendurkan mur kancingnya. putar baut stelan untuk mengurangi/ menambah debit minyak.

- Sedangkan untuk pengesettan baut stasioner, pada Pompa Injeksi traktor berada pada 300 RPM Nosel harus berhenti menembakkan bahan bakar.


* Tipe IN LINE

Yang pertama kali kita lakukan untuk tipe ini adalah, penyetelan posisi rack, putar baut stelan minyak dengan memperhatikan rack yang ikut bergerak seiring putaran baut. ukuran rack berbeda-beda pada banyak Pompa Injeksi.

Kemudian standarkan ukuran bahan bakar pada gelas ukur dan ratakan. Kebanyakan Pompa Injeksi menggunakan obeng pipih (-) untuk melakukan hal ini (penyetelan pada rack dan meratakannya), dan ada yang menggunakan kunci L ( Pompa Injeksi Minimec). Sedangkan untuk tipe RLD (contoh : Canter, Dyna dan banyak Pompa Injeksi keluaran terbaru) penyetelan bukan pada rack, tetapi pada unit Plungernya, kendurkan 2 mur kancing plunger dan putar plunger untuk menambah/mengurangi debit minyak dan meratakannya.

Butuh kejelian dan ketelitian ekstra saat melakukan proses perataan debit bahan bakar antara plunger yang satu dengan yang lainnya agar bisa memberikan hasil yang terbaik dan memuaskan.

Lakukan penyetelan stasioner, langkahnya tidak jauh berbeda dengan Tipe Distributor, hanya penempatan baut stelan tuas gas yang berbeda. Pun begitu dengan baut stelan minyak, akan berbeda pula untuk beberapa Jenis Pompa Injeksi, contohnya adalah Colt Diesel PS, Canter, Elf, FM dan Minimec, semua itu memiliki baut stelan minyak (Fue Load Adjusting Screw) yang berbeda-beda.
Apa yang saya tulis diatas adalah cara penyetelan Injection Pump secara garis besar. Yang saya uraikan dengan bahasa sederhana sebisa saya.

Kita lanjutkan ke Penyetelan Nosel

>> NOSEL

Ada beberapa tipe Nosel dari bentuk dan ukurannya serta jenis engine nya. Dan beberapa perbadaan itu mempengaruhi ukuran settingannya maupun cara penyetelannya.

Untuk tipe mobil kita masih bedakan lagi sesuai bentuk fisik Nosel, yang lancip dan rata. Untuk tipe Alat berat dan Traktor juga sama dari segi ukuran tekanannya.

Sedangkan cara penyetelan, kita bisa bedakan antar Nosel yang menggunakan baut pengatur/penyetel dan tidak menggunakannya

nosel tanpa baut pengatur

nosel dengan baut pengatur
Nosel yang menggunakan baut pengatur akan sangat mudah dalam menyetel tekanan noselnya, sedangkan yang tanpa baut pengatur kita menggunakan penambahan ring diantara per penekan (pressure spring) dan washer adjusting.
Salam Pintar

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "Penyetelan Pompa Injeksi dan Nosel"

  1. Halo mas Ken, mau nanya dong..
    Kenapa y debit Solar yang keluar dari holder delivery velve g rata dan malah ada yang g keluar sama sekali?

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel