Panther 2,3 dan 2,5

Pada dasarnya, Isuzu Panther terbagi menjadi 2 tipe yaitu Panther 2,3 dan Panther 2,5. Dari segi engine sudah bisa dilihat perbedaannya hanya dengan melihatnya secara kasat mata.

Hanya saja Panther 2,5 masih dibagi lagi dengan yang sudah memakai Turbo dan Non Turbo, lalu ada Pompa Injeksi 2,5 yang menggunakan 2 mur pengikat Pompa Injeksi pada Cover Timer dan ada yang menggunakan 3 mur ukuran 12mm.

Panther 2,3 belum menggunakan Direct Injection, jadi sudah pasti ada Busi Pemanas yang dipasang di cylinder head atau biasa disebut deksel. Bentuk Nosel pun berbeda, lebih besar dari yang ada pada Panther 2,5. Lalu posisi Pompa Injeksi berada di sebelah kanan mesin jika dilihat dari posisi driver.

Sedangkan Panther 2,5 sudah menggunakan Direct Injection, Nosel lebih kecil dan tanpa Busi Pemanas. Lalu posisi Pompa Injeksi kebalikan dari Panther 2,3.

Cara melepaskan kedua macam Pompa Injeksi ini hampir sama, Terlebih dahulu kita bongkar/lepaskan semua yang menempel pada Pompa Injeksi dan Nosel, serta semua yang menghalangi, selang minyak, selang nosel, seling gas, maupun plat dudukan Pompa Injeksi yang menempel pada Blok Mesin, bahkan filter solar jika diperlukan (untuk penggantian filter solar sekalian misalnya). Sisakan 2 mur 12mm (ada tipe 2,5 yang menggunakan 3 mur) yang mengikat Pompa Injeksi pada Cover Timer Pompa Injeksi (Jangan Dilepaskan!!!).

Jika sudah dilepaskan semua yang menempel dan menghalangi, kita lepaskan semua Fan Belt, tujuannya adalah agar kita bisa membuka 2 baut penutup lobang dimana kita akan melihat Top pada gigi timer Pompa Injeksi. dan baut-baut yang menghubungkan Cover Timer Injeksi Injeksi dengan Cover Timer depan. Sekarang lepaskan 2 mur 10mm pada penutu lobang.
Kira-kiranya seperti yang akan terlihat
http://kendhou.blogspot.co.id/2015/09/panther-23-dan-25.html
Diatas adalah gambar lobang tempat kita mengintip gigi timer pompa injeksi, lingkaran kecil di kanan kiri adalah lobang drat baut 10mm yang telah kita lepas.
Untuk bisa melihat dengan jelas Gigi Timer, lebih baik kita menggunakan cermin kecil atau bisa juga spion motor, hehehe...

Akan tampak Gigi Timer di dalam lobang tersebut, putar poli Kruk As sampai terlihat 2 huruf V pada 2 mata gigi yang berdekatan. Dan ada juga yang menggunakan huruf Z, pada intinya sama saja, Posisikan panah (yang berwarna putih pada gambar) tepat diantara dua mata gigi tersebut. Dan Pompa Injeksi pun sudah siap untu diturunkan dari mesin, lepaskan terlebih dahulu semua baut 12mm yang mengikat Injeksi pada Cover Timer mesin.

Untuk memsang kembali Pompa Injekesi ke mesin, tinggal kita masukkan dengan posisi 2 mata gigi seperti saat melepaskan.

Dan untuk penyetelan derajat timing, atau biasa disebut Nah Pur oleh kebanyakan bengkel, ada perbedaan pemutaran body injeksi pada kedua tipe Pompa Injeksi (2,3 dan 2,5). Untuk Pompa Injeksi Panther 2,5 kita geser injeksi keluar sedangkan Panther 2,5 kita geser injeksi kearah Blok Mesin (dalam), sebagai patokan kita perhatikan garis yang terdapat pada Injeksi dan pada Cover Timer Injeksi.

Untuk penyakit bawaan pun ada perbedaan antara kedua tipe Pompa Injeksi ini. Jika pada Panther 2,3 kita akan lebih sering menjumpai noselnya macet, ini bisa dideteksi dengan suaranya yang nglatak persis suara metal rusak, semakin digas suara tersebut akan semakin keras terdengar. Sedangkan pada Panther 2,5 yang lebih sering rusak adalah Per/Spring Rotor Head patah, dan terkadang juga stanggas yang aus pada lobang tempat spring gas dalam. Cara mendeteksinya, jika Spring rotor Head patah mesin tidak akan bisa digas (mencapai rpm tinggi), dan jika Stanggas (Shaft Sub Assy) aus maka kita akan kesulitan untuk mensetting stasioner mesin.

Ini adalah video mengenai cara membongkar pompa injeksi Isuzu Panther 2,5 (2,3 tidak jauh berbeda)


Saya rasa cukup sampai disini dahulu topik tentang Panther 2,3 dan 2,5. Jika ada yang masih kurang jelas silahkan menanyakan di kolom komentar, semoga saya dan pembaca2 yang lain bisa membantu.
SALAM PINTAR!!!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

24 Responses to "Panther 2,3 dan 2,5"

  1. maksudnya apanya nih sob yang "gimana"?

    ReplyDelete
  2. Thanks banget juga buat kunjungannya...
    sukses selalu ya sob

    ReplyDelete
  3. Tanya..apakah cylinder head punya c223 bisa di ganti (swap) dng punya 4ja1..makasih

    ReplyDelete
  4. Tanya..apakah cylinder head punya c223 bisa di ganti (swap) dng punya 4ja1..makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada perbedaan yang sangat mendasar pada kedua tipe isuzu yang sobat Nino tanyakan, baik dari kapasitas silinder mesin, diameter Rotor Head (jika hal ini yang sobat maksudkan) serta Noselnya.
      Menurut pendapat saya Rotor Head pada Panther 2,3 (C223) tidak bisa dilakukan swapping menggunakan Rotor Head Panther 2,3 (4JA1).
      Jika ingin melakukan penggantian pada bagian Rotor Head dan Nosel, coba sobat cari Rotor Head dan Nosel jenis kompetisi (Racing) untuk C223. Beberapa tahun yang lalu saya pernah membaca di sebuah Tabloid tentang 2 komponen tersebut. Good Luck

      Delete
  5. Replies
    1. Saya minta maaf sebesar-besarnya sob Desman...
      Saya tidak melayani penjualan Pompa Injeksi, hanya bergerak di bidang jasa perbaikan. Blog ini adalah sarana saya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama sobat-sobat kita.
      By the way... Salam kenal

      Delete
  6. maaf mas mau tanya kalo mesin penther (4ja1) di swap dengan mesin elf (4jb1) itu bisa plug and go gak ? apakah transmisi juga ikut diganti dengan transmisi elf?

    ReplyDelete
  7. Maaf sob, untuk bagian engine bukan kapasitas saya dalam menjawabnya. Semoga ada sobat-sobat kita yang sudi nimbrung ngasih pencerahan

    ReplyDelete
  8. Maaf mas.. mau tanya nih, panther new royal saya hidup..kemudian saya gas rpm tinggi, tiba-tiba langsung mati, distarter ga mau hidup,akhirnya pompa manual, filter solar saya ganti tetap tidak ada hasil.. mohon bantuannya trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Jika setelah dipompa manual masih bisa hidup ada kemungkinan sistem pemompaan bahan bakar pada pompa injeksi bermasalah. Bisa disebabkan oleh Feed Pump yang sudah harus diganti bisa juga karena body Pompa Injeksi yang sudah aus (harus diganti juga).
      2. Jika hanya mati ketika digas dengan rpm tinggi, tetapi aman (tetap hidup) jika hanya digas sampai rpm sedang. Periksa semua jalur minyak dari tangki sampai Pompa Injeksi ( Tangki, selang-selang dan filter solar)
      3. Jika sama sekali tidak mau hidup setelah kejadian yang sobat tuliskan diatas, periksa switch (selenoid) dan rotor headnya.

      Delete
    2. Maaf mau tanya juga nih mas, saya pake pamther lv turbo 2.5 4ja1
      Setelan solar saya rubah lebih tepatnya diborosin , itu cepat merusak pompa injeksi nya atau engga? Terimakasih

      Delete
    3. Maaf mau tanya juga nih mas, saya pake pamther lv turbo 2.5 4ja1
      Setelan solar saya rubah lebih tepatnya diborosin , itu cepat merusak pompa injeksi nya atau engga? Terimakasih

      Delete
  9. Sob Willy...
    Minyak dirubah (diborosin atau diiritin) tidak ada pengaruhnya dengan kerusakan pada Pompa Injeksi alias tidak merusak.
    Tetapi jika diiritin terlalu irit, efeknya lebih ke engine. Karena debit minyak yang terlalu kecil mengakibatkan mesin menjadi cepat panas.
    Terima kasih kembali

    ReplyDelete
  10. Salam kenal. Saya punya panther hi grade th 2000,sdh pernah servis pompa injeksi, namun oleh bengkelnya distel suara mesinnya agak kasar. Saya ingin dikembalikan ke stelan standard dr pabrik. Mohon penjelasannya bagaimana pelaksanaan pengerjaannya. Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau suara kasarnya muncul setelah dari bengkel, kemungkinan besar dari setelan timing (nah pur) sama regulating valve.
      1. Setelan timing pembakaran terlalu maju
      2. Regulating valve yang diketok terlalu dalam

      Delete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. mohon penjelasannya Panther saya SS 2002 mengalami masalah apabila pagi pagi dihidupkan harus memutar tombol stesionari yang ada dibawah stir sampai sekitar 1 putaran baru bisa distater. tapi apabila sudah panas tidak ada masalah langsung stater juga bisa tampa harus memutar tombol. mohon penjelasan terhadap masalah nya terima kasih

    ReplyDelete
  13. Mohon pencerahan gan, panther ls 2001 saat stasioner langsam tapi ketika ac nyala mesin langsung pincang dan ketika digas lancar bahkan tarikan juga masih bagus, sudah service bospom ok, setel klep, kalibrasi nosle bahkan sudah ganti gigi penghubung bospom tetap saja saat ac dinyalakan langsung pincang,

    ReplyDelete
  14. Mohon pencerahan gan, panther ls 2001 saat stasioner langsam tapi ketika ac nyala mesin langsung pincang dan ketika digas lancar bahkan tarikan juga masih bagus, sudah service bospom ok, setel klep, kalibrasi nosle bahkan sudah ganti gigi penghubung bospom tetap saja saat ac dinyalakan langsung pincang,

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel