Beberapa hal tentang Rudolf Diesel


Rudolf Christian Karl Diesel , lahir pada 18 maret 1858 di Paris, Perancis dan meninggal secara meisterius di kapal Fery dalam perjalanannya ke Inggris di usianya yang ke 55 tahun, tepatnya pada 30 september 1913.

Dia memang sudah dikenal sebagai seorang yang jenius sejak kecil. Pada saat berusia 20 tahun atau sekitar tahun 1870, Diesel mendapatkan penghargaan medali perunggu dari Société Pour L'Instruction Elémentaire. atas beberapa karya ilmiah ya yang cemerlang. Pada tahun 1880 Rudolf Diesel berhasil menyelesaikan ujian akhir kesarjanaannya sebagai Insinyur Mesin. Dan menjadi lulusan terbaik yang pernah dihasilkan oleh Institut Politeknik Muenchen sepanjang sejarahnya hingga kini.


Pada tahun 1892, Rudolf mendapatkan hak paten atas penemuan cara kerja mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) dan segera memulai proyek besarnya mengembangkan apa yang di kemudian hari dikenal sebagai Mesin Diesel. Impian Rusolf akhirnya terwujud dengan terciptanya Mesin Diesel pertama di sunia pada 10 Agustus 1893, serta mendapatkan hak paten dengan nomor 608845. Lalu pada tahun 1895, Komisi Hak Paten mensahkan bahwa mesin ciptaannya memang dapat bekerja dengan baik.

Selama masa kariernya, Rudolf tak hanya banyak menulis artikel maupun buku, ataupun melakukan berbagai proyek dan mengembangkan berbagai mesin pabrik. Tetapi juga banyak mengalami cobaan, seperti menghadapi gugatan atas hak patennya oleh Emil Captaine, dan sempat mengalami kehilangan dalam uji coba laboratoriumnya. Bahkan Rudolf sempat masuk rumah sakit jiwa pada tahun 1898 di Neuwittelsbach, Muenchen. Lalu pada tahun berikutnya (1899) pabrik pertamanya di Augsburg ditutup karena gagal mencapai target jumlah produksi. Tetapi pada tahun itu pula mesin diesel pertama kali digunakan pada lapangan pengeboran minyak di Gailizien. 


Pada abad 20 tepatnya pada tahun 1900, Pabrik Mesin Diesel pertama di London diresmikan. Lalu tahun 1905 mesin diesel mulai digunakan sebagai mesin kereta api, Dan pada tahun1910 adalah puncak prestasinya ketika Rudolf tampil di Pekan Raya Paris dengan rancang bangun mesin diesel yang digerakkan dengan bahan bakar minyak kacang dan minyak ganja.
Dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1912... 
Dunia mencatat pernyataanya yang paling beersejarah tentang masa depan mesin yang dijalankan dengan bahan bakar minyak nabati yang sekarang lebih dikenal sebagai "Bio Diesel".

yakni "Der Gebrauch von Pflanzenöl als Krafstoff mag heute unbedeuntend sein. Aber derartige Produkte können im Laufe der Zeit obenso wichtig werden wie Petroleum und diese Kohle-Teer-Produkte von heute."

"Pemakaian minyak nabati sebagai bahan bakar untuk saat ini sepertinya tidak berarti, tetapi pada saatnya nanti akan menjadi penting, sebagaimana minyak bumi dan produk tir-batubara saat sekarang"


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Beberapa hal tentang Rudolf Diesel"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel