Hal Sepele pada Pompa Injeksi

Jangan Sepelekan Ya...

Pernah suatu hari, ada mobil Rhino 115 ET(14B) masuk ke bengkel saat hari sudah menjelang maghrib, tanpa basa basi langsung saya tanyakan tentang keluhan pada mobil.

"mrebet mas, nggak mau digas, bawa badan aja berat gimana mau muatan" terang si empunya.
"Darimana pak?" tanya saya coba mengakrabkan diri.
"Rawa jitu mas, berangkat dari pagi tadi baru nyampek jam segini, tolong maas Injeksinya dibongkar" Pinta nya.

Saya langsung masuk ke bengkel dan mengambil kunci Shock 17mm dan kunci ring bengkok 17mm dan baut 10mm yang panjang.

Setelah jok mobil diangkat, saya lepaskan selang pemasukan pada Pompa Injeksi kemudian sambungan 17mm ikut saya lepaskan (yang teerpasang pada body Ponpa Injeksi). Dengan baut 10mm panjang saya lepaskan saringan dari dalam lubang pemasukan, karena bahan saringan dari plastik maka akan lebih mudah melepasnya dengan baut tersebut.

Setelah terlepas saringan/filter saya bersihkan dengan nosel Daihatsu Taft yang sudah terpasang pada Nozzle Tester. Setelah yakin sudah bersih saya pasang kembali dan... Beres, masalah teratasi.

Si Pemilik mobil??? bengong setelah sadar penyakit pada mobilnya sudah sembuh hanya dengan penanganan beberapa menit. Tanpa menurunkan Pompa Injeksi.

Diatas adalah salah satu contoh kasus hal sepele pada Pompa Injeksi yang seharusnya bisa teratasi tanpa harus berjalan dari pagi sampai sore menuju bengkel, belum lagi biaya perjalanan dan perbaikan (seandainya Pompa Injeksi diturunkan).

Nah, Sobat Bloggers...
Sebagaimana yang saya janjikan pada artikel sebelumnya tentang menambah performa mesin diesel , kali ini akan saya tuliskan beberapa hal sepele lainnya yang mudah2an akan bermanfaat nantinya...

1. Saringan/Filter pemasukan
Terdapat pada Toyota Kijang, Rhino 115 ET, Mitsbishi Kuda, Strada, L200, Ford Ranger, Kia.

2. Pelor (Gotri :bahasa jawa) pada nepel pembuangan.
Semua Pompa Injeksi Inline menggunakan pelor dengan pegas pada nepel pembuangan, fungsinya untuk memadatkan bahan bakar pada Pompa Injeksi. Jika sampai Pelor aus atau bahkan dilepaskan maka akan mengakibatkan tenaga menjadi berkurang pada putaran tinggi.
Saya sering menemui pada Dyna dan Dutro pelor sengaja dilepaskan.

3. Filter Solar bawah
Untuk keluarga Mitsubishi, khususnya PS100/120 dan Canter, sering mengalami "masuk angin" yang disebabkan oleh Filter ini. Cara untuk mengetahuinya dengan dilangsungkan saluran bahan bakar dari tangki ke feed pump, jika tidak terjadi masuk angin maka filter bawah diganti seperangkat.

4. Regulating Valve
Pada Pompa Injeksi tipe Distributor, alat yang satu ini terkadang butuh untuk di"ketuk" sedikit bagian tengahnya agar suara bisa lebih kering akibat bahan bakar terpompa lebih padat di dalam Pompa Injeksi.

5. Baut penahan pedal gas
Sering tidak disadari bahwa sebenarnya tuas gas pada Pompa Injeksi seharusnya masih bisa ditarik lebih dalam lagi, tetapi tidak sampai maksimal karena pada pedal gas di dalam kabin terdapat baut penahan tepat dibawahnya. Setel ulang sembari diperiksa dengan cara ditekan pedal gas (harus dengan orang lain untuk melihat tuas gas pada Pompa Injeksi)

6. Selang karet Filter Udara
Yang saya maksud adalah selang yang menghubungkan antara manifold dengan filter udara. Beberapa kali saya menemukan adanya selang karet yang tidak difinishing dengan sempurna, bagian tengah masih terdapat karet sambungan sehingga lobang yang seharusnya lebar tertutup.

Cara mengatasinya tinggal dikerok/diiris menggunakan pisau atau sejenisnya.

7. Selang bahan bakar
Sering terjadi kasus mobil/mesin mengalami mbrebet pada putaran tinggi yang diakibatkan oleh selang bahan bakar/solar yang dibuat dengan anyaman kawat (bukan benang).

Karena logikanya adalah semakin lama karet di dalam selang terkena solar (dan panas) akan mengembang, tetapi tidak bisa mengembang keluar karena anyaman kawat yang menghalangi hingga terjadi penyempitan pada saluran bahan bakar.

Akhirnya bahan bakar tidak bisa mengalir dengan lancar.... mbrebet deh

8. Filter Udara
Filter udara yang kurang bersih atau bahkan sudah lembab, sering menjadi biang kerok berkurangnya tenaga. Gejalanya adalah berkurangnya tenaga dengan asap hitam pekat dari knalpot.

Masih banyak yang menganggap asap tebal yang keluar disebabkan terlalu borosnya setelan  minyak pada pompa injeksi.

9. Fuel Load Adjuster
Atau biasa dikenal baut setelan minyak, penyetelan (mengiritkan/memboroskan) minyak pada Pompa Injeksi sebenarnya bisa dilakukan oleh hampir semua orang.

Kecuali untuk beberapa type Pompa Injeksi yang bautnya terdapat di dalam unit Injection Pump contohnhya Mitsubishi Fuso FM (odong-odong)

Mungkin yang saya tuliskan hanya segini dulu, dan insya Allah akan saya tambahkan lagi pada kesempatan lain. Dan blog ini terbuka bagi siapapun yang ingin memberikan masukan-masukan ataupun kritikan.
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

14 Responses to "Hal Sepele pada Pompa Injeksi"

  1. Mksih bos ilmu nya..truskan bos posting nya..dtgguin ya..

    ReplyDelete
  2. Pak. Saya pnya ford ranger 2009. ada bunyi klotok di FIP.tenaga jg drop di 2000rpm. Apa ya solusinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba dipastikan kembali pak, bunyi klotok benar-benar di bagian FIP atau di Cylinder Head / Nosel.
      Untuk masalah tenaga yang drop pada rpm tinggi, periksa semua jalur minyak. Mulai dari tangki hingga FIP. Dan satu hal lagi, jangan lupa periksa saringan pada jalur masuk bahan bakar pada FIP. Sering tersumbat oleh kotoran yang sudah menumpuk. Trims

      Delete
  3. Saya punya Ford diubah cabin, kalau panas susah dihidupkan tunggu dingin dulu baru bisa nyala, kalau pagi ga ada masalah, tapi kalau dibawa jalan sebentar ga bisa hidup, apa solusinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya lebih mencurigai adanya masalah pada sisi engine / mesin, bukan pada pompa injeksi. Saran saya adalah coba sobat periksakan mesin terlebih dahulu.

      Delete
  4. Bos sya punya dyna kalo di filter minyak sering kosong kendalanya apa ya? Trmakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf Sob baru balas
      Coba periksa jalur minyak dari tangki sampai pompa injeksi, khususnya pada rumah filter. Sepertinya ada celah udara yang masuk sehingga terjadi anginan pada bahan bakar dan turun kembali ke tangki.
      BTW, salam kenal Sob...

      Delete
  5. Pak saya punya nkr 71 tahun 2010
    Kalau jalan dengan muatan di jalan rata lumayan ngacir tapi giliran di tanjakan agak tinggi jadi tidak ada tenaga nafas nya langsung drop hilang begitu saja jadi tidak bisa nanjak
    Filter solar dah ganti semua trus asap tidak terlalu tebal

    ReplyDelete
  6. Pak saya punya nkr 71 tahun 2010
    Kalau jalan dengan muatan di jalan rata lumayan ngacir tapi giliran di tanjakan agak tinggi jadi tidak ada tenaga nafas nya langsung drop hilang begitu saja jadi tidak bisa nanjak
    Filter solar dah ganti semua trus asap tidak terlalu tebal
    Bagaimana solusi nya ya pak supaya mobil dengan muatan di tanjakan nya jadi tidak loyo lagi
    Trima kasih

    ReplyDelete
  7. Sangat membantu,, terima kasih pak.

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Pak, saya punya taft hiline, yang sering saya temui jika tidak hidup agak 3 hari, tidak bisa star lagi. Filter ok, hidspsn minysk dari pompa ok, udara siluman sudah dibuang pada baut 10 di pompa, namun nggak mau star, pernah saya bawa orang bengkel katanya pembukaan minyak tidak jalan. Namun berulang lagi beberapa hari nggak mau hidup lagi. Mhn penjelasan bpk, apa yang harus saya lakukan krn bengkel jauh dan dengan apa dibawa mobilnya. terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau semua jalur bahan bakar benar-benar sudah OK...Saran dari saya adalah periksa Nosel dan Busi pemanasnya sob. Karena jika memang bahan bakar di dalam PI sudah padat dan semua komponen sehat, seharusnya hidupnya tokcer...

      Delete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel