Kesalahan-kesalahan yang merepotkan

Setiap orang menginginkan kesempurnaan dalam hal apapun termasuk dalam pekerjaan, tetapi yang namanya manusia tidak akan pernah lepas dari kekurangan. Sejeli-jelinya kita, terkadang masih saja ada kesalahan yang terjadi. Mungkin hal tersebut tidak kita sengaja, tetapi dampak yang ditimbulkan bisa bermacam-macam bahkan sampai merepotkan kita.
Kali ini saya akan berbagi tentang beberapa kesalahan pada pemasangan Pompa Injeksi (Injection Pump) yang akan cukup merepotkan kita, bisa saat penyetelan / kalibrasi bisa juga pada saat sudah terpasang di mesin / kendaraan (Capek deh kalau sampai harus kerja 2 kali??)

A. Injection Pump tipe Distributor
1. Camplate
Ada Pin pada Camplate yang harus lurus sejajar dengan lobang sepi bulan pada As/Shaft Drive, jika sampai terbalik mesin tidak akan bisa hidup. Karena urutan FO juga menjadi ikut terbalik, sehingga bahan bakar dari Pompa Injeksi dengan Kompresi pada mesin tidak bertemu dan menghasilkan pembakaran.
Yang lebih merepotkan adalah dampak dari hal ini seringkali baru bisa diketahui setelah terpasang pada mesin.



2. Feed Pump
Sebenarnya pada beberap Feed Pump telah ada tulisan R sebagai penanda bahwa bagian itu harus terlihat pada pesamangan Pompa Injeksi VE dengan putaran kanan. contohnya Toyota Kijang, Daihatsu Taft, Mitsubishi L300 dll.
Jika pemasangan terbalik, Pompa Injeksi tidak akan bisa menghisap bahan bakar bahkan kebalikannya. Meskipun sudah bisa diketahui pada saat penyetelan (sebelum terpasang di mesin) tetapi hal ini juga lumayan merepotkan karena posisi Feed Pump berada paling pertama pada proses pemasangan Pompa Injeksi (bagian paling dalam).

3. Selang Nosel (Delivery Line)
Karena posisi selang pada Holder Pompa Injeksi sangat berdekatan, kadang kita tidak sadar antara selang satu dengan yang lainnya tertukar tempat saat pemasangan, terlebih jika si pemasang tidak hapal urutan / susunan selang, serta tidak menghapalkan urutan tersebut saat melepaskan.
Ini adalah kesalahan sepele yang cukup merepotkan lho Sob, gejala yang ditimbulkan bermacam-macam. Ada yang mesin tidak bisa hidup, ada yang bisa hidup tetapi tidak normal (asap putih, nglatak), mesin tidak bisa digas dan cepat panas.

B. Injection Pump type In Line
1. Plunger
Kesalahan pesangan yang kerap terjadi pada Plunger adalah terbaliknya Helix pada Control Sleeve. Dampaknya bisa segera diketahui pada saat penyetelan / kalibrasi.
Mengatasinya pun cukup mudah, kendurkan pengikat Control Sleeve dan dorong / putar terus hingga Helix Plunger (Control Groove) berada pada yang seharusnya.


2. Governor
Pemasangan Govenor yang kurang kencang akan mengakibatkan Governor dapat berputar bebas tanpa mengikuti putaran mesin pada As/Camshaft Pompa Injeksi serta maju mundur karena tidak terkunci dengan benar.
Gejalanya bisa terjadi ketidak stabilan pada stasioner mesin, mengayun atau bahkan yang paling serius adalah putaran mesin menjadi sangat tinggi dan tidak bisa dimatikan meskipun menggunakan tuas choke pada Pompa Injeksi kecuali diputuskan jalur minyaknya.

3. Camshaft
Hal ini sangat jarang terjadi karena rata-rata Camshaft yang ada memiliki ukuran yang berbeda antara ujung yang satu dengan yang lainnya, tetapi pada beberapa Pompa Injeksi ada yang berukuran sama (contoh Colt Diesel FE/Jambrong).
Pada Camshaft terdapat tonjolan / nok yang telah memiliki urutan tersendiri saat diputar, dan beberapa camshaft yang lain memiliki bentuk nok yang berbeda.

Selain beberapa kesalahan yang saya tuliskan diatas, ada beberapa kesalahan lain pada pemasangan Pompa Injeksi In Line dan VE yang harus kita ketahui.

1. Penyetelan Timing / Saat Pembakaran
Selalu perhatikan arah putaran Pompa Injeksi (kanan/kiri) karena penyetelan timing berpatokan pada putaran mesin.

2. Top Timing Pompa Injeksi
Terkadang tanpa kita sadari Gigi Timer bergerak pelan ketika kita memasang Pompa Injeksi ke mesin. Atau bahkan mungkin kita kurang memperhatikan posisi Gigi Timer saat proses pelepasan.

3. Kebersihan Komponen
Komponen yang kurang bersih pada pemasangan, bisa mengaibatkan komponen tersebut tidak dapat bekerja dengan benar dan optimal. Usahakan untuk selalu membersihkan komponen tepat sebelum dipasang.

Mungkin hanya ini yang dapat saya bagikan tentang kesalahan-kesalahan yang dapat memberikan dampak yang cukup merepotkan bagi kita. Yang bisa saya katakan selanjutnya adalah setiap orang bisa melakukan kesalahan, bahkan seorang ahli sekalipun, kunci untuk tetap aman adalah
> Selalu teliti dalam setiap pengerjaan
> Selalu melakukan pemeriksaan ulang pada bagian-bagian yang telah terpasang
Salam 'Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Kesalahan-kesalahan yang merepotkan"

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel