Melakukan perbaikan sendiri

Perbaikan disaat darurat

Saya yakin tak sedikit dari kita yag pernah mengalami kerusakan pada kendaraan secara mendadak dan dalam posisi jauh dari bengkel atau bahkan dari keramaian dan kita tak tahu bagaimana caranya melakukan perbaikan sendiri. Bingung pasti jika kita tidak mempunyai pengetahuan sama sekali tentang mesin ( kalau cuma ban bocor atau kerusakan bukan pada mesin sepertinya masih bisa diatasi semua orang atau dipaksakan jalan sampai tujuan).
Lagi asyik2nya jalan tahu-tahu mobil berhenti mendadak karena mesin tiba-tiba  mati dan tidak bisa hidup lagi, distarter berkali-kali masih juga belum mau hidup, diterus2in takut akinya tekor, nyari bengkel nggak tahu dimana, mau nanya orang  kok nggak ada juga yang lewat, penumpang bingung, kecapek an.... kita jadi ikutan bingung, bahkan mungkin panik. Piye Iki mbok e....???
Bagaimana kalau kerusakan pada Injection Pump?
Saya akan memberikan beberapa trik perbaikan sendiri pada saat-saat darurat seperti yang saya gambarkan diatas.



> Shut Off Switch (Selenoid)
perbaiki sendiri injeksi

Alat yang berfungsi sebagai pembuka dan penutup jalur bahan bakar yang masuk ke dalam Pompa Injeksi ini harus dicurigai jika terjadi kematian mendadak pada engine.
Masalah lain yang bisa ditimbulkan pada Switch adalah, mesin susah untuk dimatikan, kemungkinan yang terjadi adalah adanya kotoran yang mengganjal karet pada gambar yang saya tandai atau bisa juga karena karenya pecah.
Gunakan kunci 17mm untuk mengendurkan selang nosel, jika tidak keluar solar sama sekali ketika distarter dan tidak ada suara "klik" ketika kontak dihidupkan, bisa dipastikan Switch/Selenoid rusak/mati.
Mengatasi hal ini disaat darurat begini adalah dengan melepaskan isi didalam selenoid (yang saya lingkari warna merah). Gunakan kunci ringpas 8mm dan 24mm untuk melepaskan kabel dan selenoid.

> Filter Solar
memperbaiki sendiri

Ada dua kemungkinan yang terjadi jika Filter Solar bermasalah.
1. Jika filter telalu  kotor akan ada penghambatan suplai bahan bakar yang berakibat timbulnya mbrebet pada suara mesin, tarikan menjadi berat dan kurang tenaga,
2. Jika filter pertama (bersendimenter, atau dengan pompa) mengalami masuk angin, membuat suplai bahan bakar tidak padat bercampur udara. Akibatnya mesin sering mati sendiri dan harus dipompa untuk menghidupkan kembali.
Kita bisa melakukan perbaikan sendiri untuk sementara dengan cara
- Melangsungkan jalur minyak dari tangki ke pompa (IN Line) 
- Melangsungkan jalur minyak dari tangki ke filter kedua atau langsung ke Pompa Injeksi (Distributor/VE).

> Saringan pemasukan Pompa Injeksi Distributor
Hal ini banyak saya tuliskan pada beberapa artikel sebelumnya, salah satunya pada bahasan pompa injeksi dyna 115.
Gejalanya mesin tidak mau digas, dan tidak ada tenaga sama sekali. Ada dua macam saringan yang umum dipakai pada Pompa Injeksi Disttributor.
1. Saringan panjang dari plastik (Rhino 115, Kijang), melepasnya gunakan baut 10mm panjang.
2. Saringan pendek anyaman logam (Kuda, Ford Ranger), cukup gunakan kawat untuk mengangkat per dan saringan dari dalam Pompa Injeksi.

> Jalur bahan bakar buntu/tidak lancar
Gejalanya adalah mesin akan mati setelah berjalan beberapa jauh, apalagi jika banyak menggunakan rpm tinggi (ngebut), akan lebih cepat mati.
Bisa karena selang yang penuh kotoran, tangki terlalu kotor, atau ujung selang tertutup sesuatu.
Untuk sementara gunakan selang baru dengan bahan bakar dalam jerigen/botol besar (tanpa tangki), jangan lupa untuk memasangkan juga selang pengembalian ke dalam jerigen/botol.

> Diaphragm Bocor
melakukan perbaikan sendiri

Pada Pompa Injeksi In Line yang masih menggunakan Diaphragm (LUV, Taft lama dll) akan mengalami mesin gabur dengan asap putih jika Diaphragm mengalami keretakan atau bocor.
Untuk mengurangi dampak ngabur pada mesin, kita bisa menutup sementara selang angin Diaphragm bagian belakang.

> Pompa In Line

Pada Pompa Injeksi In Line sering terjadi pemompaan bahan bakar tidak bisa maksimal disebabkan oleh check valve / klep (mata kucing) dalam feed pump sudah tidak bagus. Hal ini karena ada celah antara permukaan klep dengan dudukan pada feed pimp. Untuk penanganan pertama bisa kita amplas di kaca (ratakan) klep tersebut, Ingat!!! di kaca. 

Itulah beberapa trik yang bisa saya bagikan kali ini, semoga bisa ditambahkan pada saat-saat mendatang. Semoga perjalanan kita tanpa ada gangguan, tapi jikapun ada kita sudah siap untuk menanganinya, Okay....???
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Melakukan perbaikan sendiri"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel