Pompa Injeksi Genset

Sobat Bloggers yang ganteng2 n cantik2...
Saya yakin sobat sudah pernah melihat alat-alat berat seperti Eksavator, Mesin Genset listrik baik itu yang berukuran besar atau yang berukuran kecil seperti yang biasa dipakai kantor-kantor untuk back up daya listrik saat terjadi mati lampu atau bahkan mesin sawmill (penggesekan kayu).

Mesin-mesin tersebut pun menggunakan Pompa Injeksi sebagai komponen penyuntik bahan bakar ke dalam mesin, tetapi berbeda dengan Pompa Injeksi pada Mobil secara konstruksi dan sistem kerja pada Governornya. Jika pada Mobil kita harus menekan gas saat mesin mendapatkan beban yang lebih berat (contoh saat menanjak), sedangkan pada mesin industri/genset, putaran mesin akan naik dengan sendirinya pada saat mendapatkan beban sehingga kita tidak perlu menjaga mesin untuk menaikkan/menurunkan gas sesuai beban yang didapat oleh mesin.


So, sobat bloggers... Pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan sedikit informasi mengenai Pompa Injeksi yang diperuntukkan bagi mesin-mesin seperti ini. Tetapi tetap dengan bahasa saya yang apa adanya, dan menggunakan istilah-istilah yang biasa dipakai mekanik otodidak seperti saya (jadi saya mohon maaf jika sedikit membingungkan, hehehe...).

Pada Pompa Injeksi In Line untuk Mobil, Governor yang dipakai ada 3 macam, Governor Mekanik tipe RS, Governor Mekanik tipe RQ dan Governor Pneumatic. Tentang apa itu Governor Mekanik dan Pneumatik, sobat bisa baca di pembahasan tentang Governor yang pernah saya posting.

Sedangkan pada Pompa Injeksi Industri/Genset (saya menyebut demikian karena mayoritas dipakai untuk pekerjaan industri dan genset), Governor yang dipakai hanyalah jenis Governor Mekanik tipe RS (Bagi kebanyakan bengkel secara umum menyebutnya Governor Lonceng).

Pompa Injeksi Genset
Sudah bisa menebak kan kenapa disebut governor lonceng??
Bagaimana dengan Pompa Injeksi pada mobil yang memang sudah menggunakan Governor RS dari sananya???
Sana mana?? nenek moyang
Moyangnya mana?? kok nggak dibawa?? Ada Pin BBMnya???
Jiah... malak jadi iklan gini ya

Governor memang sama, bahkan isi dalam Governor pun hampir sama, tetapi cara kerjanya yang berbeda. Pada Pompa Injeksi mobil, semua baut setelan lengkap, setelan debit minyak, setelan stasioner gas, dan setelan RPM (tingkat tekanan Governor). Sedangkan pada Pompa Injeksi Industri minus baut RPM.

Kenapa bisa tidak ada?
Karena cara kerja pada Pompa Injeksi Industri terbalik dengan PI Mobil, Pada PI Industri fungsi gas dilakukan oleh penekan Governor, sehingga Pompa Injeksi akan selalu bisa mengatur debit minyak untuk mengimbangi beban yang ada pada mesin.

Pompa Injeksi Industri/Genset memang diatur untuk bisa selalu menjaga putaran mesin/debit minyak sesuai dengan setelan awal kita, meskipun beban pada mesin ditambahkan.

Apakah Pompa Injeksi Mobil bisa dirubah untuk keperluan Industri?
Sangat bisa sekali, karena memang sudah disediakan Governor untuk menggantikan Governor yang terpasang pada Pompa Injeksi biasa/mobil.

Governor Genset
Governor Genset
Cara pemasangannya pun bisa dibilang tidak terlalu sulit, yang perlu kita ganti adalah bagian yang saya tandai dalam kotak seperti pada gambar di bawah ini.

1

2
Pada gambar 1 adalah Pompa Injeksi degan governor tipe Pneumatik, dan gambar 2 adalah Pompa Injeksi dengan governor tipe Mekanik RQ. Lepaskan bagian yang saya tandai saja dan diganti dengan Governor penggantinya. Bagian yang lain tidak perlu penggantian karena perbedaan hanya ada pada Governor.
Terkadang dibutuhkan sedikit perubahan atau modifikasi pada saat melakukan pemasangan, karena tak jarang beberapa Governor tidak bisa langsung dipasang begitu saja pada body Pompa Injeksi. Jika sobat berhasil akan menjadi seperti gambar contoh di bawah ini



Bagaimana dengan Pompa Injeksi Biasa/Mobil yang menggunakan Governor tipe RS??
Kita bisa melakukan pengganian Governor pada Pompa Injeksi jenis ini, tapi kita juga bisa untuk langsung melakukan pengubahan tanpa melakukan penggantian Governor.
Bagi yang tidak ingin melakukan penggantian Governor, kita bisa merubah sistem kerja pada Pompa Injeksi jenis ini hanya dengan melakukan sedikit modifikasi.

1. Matikan tuas gas pada posisi gas penuh (bisa dengan memasang baut setelannya dengan baut yang panjang)

2. Ganti tuas penyetel RPM (penekan governor) dengan yang lebih panjang, atau lakukan penyambungan (dipanjangkan). Karena tuas ini akan beralih fungsi menjadi tuas gas.

Saya rasa cukup sampai sini penjelasan saya tentang Pompa Injeksi Industri yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Salam Pintar

Berlangganan update artikel terbaru via email:

3 Responses to "Pompa Injeksi Genset"

  1. bisa ngerubah mesin genset jadi mesin pompa gak??

    ReplyDelete
  2. Kalau injection pump type ve bisa nggak mas.trima kasih

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel