Tentang Plunger dan Cara Kerja

Plunger disebut juga Element, adalah komponen utama dalam sistem kerja Pompa Injeksi mesin diesel. Dibuat dengan sangat presisi pada celah antara Plunger dengan Barel/Silinder (rumah plunger) sehingga bahan bakar yang dipompakan benar-benar padat.

Pada artikel yang lalu kita telah mengetahui sedikit bagaimana Plunger bekerja dalam Pompa Injeksi atau bagi yang belum tahu bisa baca di artikel tentang diesel injection pump, kali ini saya akan membahas lebih dalam tentang Plunger dan cara kerjanya. Serta bagaimana caranya mengetahui kerusakan pada plunger dan gejala-gejala yang terjadi pada mesin.
Sobat Bloggers...

Saya menyebut sebagai komponen utama karena Plunger merupakan komponen pendorong/pemompa bahan bakar menuju ruang bakar. Jika bagus kondisi plunger maka akan bagus juga pemompaan bahan bakar dan sebaliknya.

Plunger dibuat dengan berbagai macam bentuk, sesuai dengan Tipe Pompa Injeksi masing-masing. Tetapi semua memiliki kesamaan dalam hal fungsi dan cara kerja, kecuali pada Plunger untuk Tester Nosel dan beberapa tipe Pompa Injeksi 1 Silinder yang tidak memiliki Helix/Control Groove.




tentang plunger injeksi diesel
Plunger
Bagian -bagian pada plunger

  1. Barrel / Silinder (biasa disebut rumah/plunger)
  2. Feed Hole (Lobang pemberi) sebagai jalur masuk bahan bakar yang akan dipompa.
  3. Driving Face (yang digerakkan oleh Control Sleeve untuk mengatur debit minyak yang dipompa)
  4. Helix / Control Groove

Tak ubahnya seperti silinder pada blok mesin, Barrel berfungsi seperti Boring atau silinder dimana Plunger didalamnya bergerak maju mundur seperti Piston, hanya saja materi yang dipompa berbeda (Piston memompa udara dan plunger memompa bahanbakar).

Keduanya sama-sama bekerja tanpa ada celah kebocoran sama sekali untuk tetap bisa bekerja secara optimal. Jika sudah terjadi keausan pada Plunger maka tenaga dan performa mesin akan berkurang akibat bahan bakar tidak bisa dipompa dengan padat (tekanan tinggi).

Cara kerja

Plunger bekerja dengan cara naik turun untuk memompa bahan bakar dan bergerak ke kanan dan kiri untuk mengatur jumlah debit minyak yang dipompakan.
Pergerakan naik turun yang terjadi pada Plunger disebabkan oleh dorongan dari Tappet yang ditekan oleh Nok AS (Camshaft) dan dorongan balik oleh Spring Plunger.

Sedangkan pergerakan ke kanan / kiri dikerjakan oleh Control Sleeve yang terpasang pada Driving Face Plunger. Control Sleeve pun memiliki bentuk yang berbeda-beda menyesuaikan jenis plunger yang dipasangkan. Contohnya untuk Pompa Injeksi In Line tipe RLD (contoh Canter)

Sedangkan Control Sleeve yang umum digunakan adalah yang bergerigi pada pinion, gigi-gigi tersebut bertemu dengan gigi-gigi yang terdapat pada Control Rack. Seperti pada Pompa Injeksi 1 silinder dan mesin-mesin mobil kebanyakan.

Proses penyetelan pun akan berbeda akibat bentuk Control Sleeve yang dipasang berbeda. Pada Pompa Injeksi Minimec dan sejenisnya  tidak menggunakan Control Sleeve untuk mengatur debit bahan bakarnya tetapi langsung dari "tangkai" pada kaki Plunger yang terhubung dengan rack.

Oh iya sob, ada tambahan sedikit hehehe...
Untuk lebih jelas, saya membuat sebuah video singkat tentang topik kali ini



Gejala-Gejala karena Plunger rusak

1. Plunger Cacat 
Hal ini lazim terjadi pada Colt Diesel PS100 dan PS 120, gejala yang timbul adalah suara mesin mbrebet pada putaran sedang, pada putaran stasioner dan tinggi biasa saja (normal).

Pada fisik Plunger akan ada tanda cacat seperti bulan sabit atau menghampiri bentuk huruf R

Plunger PS120
2. Plunger Aus
Gejala yang ditimbulkan adalah mesin tidak sanggup lagi untuk berputar stasioner di puutaran terendahnya, mesin akan mati jika dikecilkan. Biasa disebut "ngabur" karena mesin minta agak dibesarkan langsam/stasionernya agar tidak mati.

Keausan bisa dilihat pada yang bagian saya tandai pada gambar Plunger PS120 diatas, akan terlihat garis-garis aus yang halus dan menjadi buram (tidak mengkilat).

3. Plunger Macet
Fungsi gas sama sekali tidak bisa digunakan, jika macetnya pada posisi putaran tinggi maka tidak akan bisa dikecilkan dan sebaliknya, kemacetan belum tentu terjadi pada semua Plunger yang ada di dalam Pompa Injeksi.

Cara untuk mengetahuinya dengan membuka tutup rack pada bagian depan Body Injeksi lalu coba digerak2kan tuas choke dan tuas gas. Jika Rack tidak bergerak itu tandanya Plunyer mengalami kemacetan.

Sepertinya saya cukupkan sampai disini informasi dari saya tentang Plunger dan Cara Kerjanya, semoga bisa memberikan manfaat bagi Sobat-Sobat Bloggers.
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Responses to "Tentang Plunger dan Cara Kerja"

  1. Mksh bnget ilmunya sob..kita trus setia tgguin postnya sterusnya..

    ReplyDelete
  2. Tolong dunk bikinkan video untuk cara/langkah-langkah yg benar bongkar pasang plunger, terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sabar sob, pasti saya buatkan videonya...
      ditunggu saja

      Delete
  3. Mas, kalo Solar yang kluar dari delivery valve g rata dan ada yang g keluar sama sekali itu knp y..? Bisa di perbaiki secara otodidak g?

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel