Membahas tuntas pompa injeksi in line 2

Bagaimana kabarnya sobat-sobat saya semua? sehat dong pastinya, membahas tuntas pompa injeksi in line 2 ini adalah kelanjutan dari edisi yang kemarin, yang sudah baca mungkin sudah tidak sabar untuk tahu pembahasan pompa injeksi ini sampai titik (.) terakhir.

http://kendhou.blogspot.co.id/2016/01/tentang-pompa-injeksi-in-line2.html

Kemarin kita sudah membahas sedikit tentang Camshaft, Tappet, Plunger, Governur, Control Rack dan Control Sleeve serta Feed Pump. Saya akan berusaha untuk menyelesaikan pembahasan pompa injeksi in line sampai benar-benar tuntas pada postingan kali ini.

Langsung meluncur ke poin selanjutnya Sob

7. Delivery Valve

Bekerja seperti klep pompa, membuka jalan masuk ke selang bertekanan tinggi (selang nosel) saat plunger memberikan dorongan ke nosel, lalu menahan agar bahan bakar yang telah masuk tidak kembali ke pompa injeksi ketika plunger tdak mendorong. Hal ini untuk menjaga agar bahan bakar di dalam selang tetap dalam keadaan padat.

Yang sering mengalami kerusakan pada delivery valve adalah Mitsubishi Canter. Cara memeriksanya pun bisa dibilang sangat mudah kok sob, lepaskan semua selang nosel dari holder pompa injeksi lalu pompa bahan bakar manggunakan feed pump. Jika Delivery Valve dalam keadaan bagus, bahan bakar tidak akan keluar dari ujung holder meskipun bahan bakar di dalam pompa injeksi sudah sangat padat.

8. Holder

Selain sebagai tutup Delivery Valve pada pompa injeksi, holder juga bekerja agar fungsi dari delivery valve tetap optimal. Dikarenakan adanya spring di dalam holder yang memberikan tekanan pada DV agar tetap tertutup rapat.

9. Spring Start

Berada pada bagian rumah governor dipasang pada control rack dan plat yang menempel pada bagian dalam body pompa injeksi (Governor tipe RQ) sedangkan pada tipe RS spring ini dipasang pada plat di bagian dalam body dengan Tuas pengatur.

Pompa injeksi Colt Diesel (Ps100 dan Ps 120) yang paling sering mengalami kerusakan pada spring ini. Spring putus dan terlepas dari tempatnya, gejala yang ditimbulkan adalah mesin menjadi pincang dari putaran awal hingga ke tinggi, bukan mbrebet ya... Untuk memeriksa kepastiannya juga mudah kok Sob...

Buka keempat baut yang terpasang pada tempat/rumah Fuel Load Adjuster, gunakan jari telunjuk atau jari tengah untuk meraba bagian dalam (di belakang control rack), akan bisa dirasakan dengan jelas jika spring masih ada dan normal.

10. Fuel Load Adjuster

Bagian ini memiliki tempat yang berbeda-beda pada tiap-tiap jenis pompa injeksi, mengetahui letak dan cara penyetelannya akan mencegah kita dari kesalahan penyetelan yang mungkin saja dapat berakibat fatal bagi pompa injeksi atau bahkan bagi mesin.

Pada Colt Diesel baut setelan minyak ini terdapat di bagian atas belakang menggunakan baut 10mm, untuk memboroskan bahan bakar baut ini diputar masuk ke dalam. Kebalikan dari tipe RLD pada Canter, Dutro atau Dyna yang berada di bagian depan dari housing atau rumah Fuel Load Adjuster, memboroskannya adalah sengan cara memutar keluar baut 10mm tersebut.

Pada tipe yang menggunakan governor pneumatic, baut setelannya terdapat pada tuas choke (untuk mematikan), putar berlawanan dengan arah mematikan jika ingin menambahkan debit minyak. 

Pada tipe yang menggunakan governor RS, biasanya baut setelan minyak terdapat di bawah baut setelan governor. Terdapat cover 4 baut 10mm di bagian belakang housing governor. Ukuran bautnya berbeda-beda karena ada yang menggunakan baut 14mm meskipun pada umumnya menggunakan baut 10mm. Dan pada beberapa pompa injeksi mobil container (fuso) built up baut setelan ini berada di luar cover 4 baut yang saya sebutkan diatas (tepat di bawah cover).

11. Timer Gear

Gigi timing bisa sangat berbeda-beda bentuknya, yang paling umum digunakan adalah gerigi (dengan konstruksi lurus atau miring), pada Fuso Fighter menggunakan bentuk kopel dengan 2 nok kotak (salah satunya terdapat tanda garis ditengahnya). Dan beberapa lainnya menggunakan timer luar yang diikat menggunakan 2 buah baut (14mm, 17mm maupun 19mm) seperti yang terdapat pada Hino Ranger dan beberapa Fuso built up.

Pemasangan timing gear (gigi timer) harus tepat pada top mesin. Terdapat tanda yang bermacam-macam pada pompa injeksi untuk  membantu kita agar dapat terpasang dengan benar, ada yang menggunakan tanda titik (.), angka bahkan huruf.
Kecuali pada pompa injeksi yang camshaftnya telah aus bisa menggunakan trik loncat, yaitu dengan melewatkan satu mata gigi timer.
Saya rasa sudah cukup apa yang dapat saya bongkar tentang Pompa Injeksi In Line pada kedua artikel yang berkelanjutan ini. semoga dapat memberikan manfaat bagi sobat-sobat saya sekalian.
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "Membahas tuntas pompa injeksi in line 2"

  1. Mksh atas ilmunya sobat..bs ngerti dikit2 skrng..truskan postnya bos,dtgguin post baru nya ya..

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel