Regulating Valve

Suatu saat ada pelanggan yang datang dengan keluhan kendaraannya nglatak, sebuah mobil L300 terparkir di depan bengkel. Sejurus kemudian saya cek dengan menghidupkan mesin dan mendengarkan suara mesin dari langsam, gas perlahan sampai RPM tinggi. Dan setelah beberapa kali mencari penyebabnya ternyata ada kesalahan pada regulating valve pompa injeksi.


http://kendhou.blogspot.co.id/2016/09/regulating-valve.html


Mungkin sobat penasaran, bagaimana akhirnya saya bisa menyimpulkan penyebabnya adalah regulating valve. Pada awalnya saya sendiri bingung, karena suara nglatak yang keluar tidak selalu ada, baik saat diawal rpm naik, hingga tingginya. Berbagai kemungkinan saya pikirkan, satu persatu coba saya amati, akan saya ceritakan ke sobat-sobat sekalian di bawah ini.

Masih ingat dong dengan Nosel, sempat terpikirkan oleh saya kalau nosel menjadi penyebabnya. Tapi saat saya naikkan RPM mesin ada hal yang meragukan saya. Saat suara nglatak hilang maka akan seterusnya hilang meskipun gasnya dimainkan terus kecuali mesin dibiarkan dalam keadaan idle (langsam) untuk sesaat, suara itu akan kembali muncul saat kita memainkan gas.

Sedangkan nosel yang macet, suara nglatak yang ditimbulkan tidak akan hilang bahkan akan semakin keras jika RPM mesin semakin naik. Semakin tinggi RPM suara nglatak akan semakin keras, persis seperti suara metal mesin. Saya buang pikiran tentang nosel yang macet.

Kemudian saya berpikir tentang kemungkinan derajat pembakaran yang terlalu maju, lagi-lagi hal itu  meragukan karena seharusnya jika benar derajat pembakaran terlalu maju pasti akan menimbulkan suara ngratak/kasar (bukan nglatak ya sob) yang akan terus keluar. Suhu mesin pun akan menjadi cepat panas, tapi hal ini tidak terjadi. Maka derajat pembakaran bukanlah penyebabnya.

Untuk memastikan saya periksa garis penanda timing pembakaran, aman sob. Tinggal satu hal lagi yang harus saya periksa dan itu adalah... Regulating Valve atau disebut juga (oleh beberapa mekanik) sebagai Cek Valve.

Dari yang terlihat secara kasat mata, sudah cukup jelas bila Regulating Valve sudah pernah "diketok" dan cukup dalam. Saya ambil sigmat untuk memastikan dan ternyata benar. Kedalamannya melebihi garis penunjuk angka 3mm, maka saya berpikir hal inilah yang seharusnya menjadi penyebabnya.

http://kendhou.blogspot.co.id/2016/09/regulating-valve.html


Saya gunakan kunci pas 10mm untuk melepaskan regulating valve dari badan pompa injeksi, meski cukup sulit akhirnya terlepas juga. Saya bongkar dan memukul dari bagian dalam mengunakan baut 10mm untuk menaikkan kembali. Saya set pada kisaran angka 2-2,5 mm. Rakit kembali dan pasang ke badan pompa injeksi.

Jreng jreng....

Suara nglatak bablas tersapu Antangin JRG, hehee...
Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat bagi sobat yang pernah atau bahkan sedang mengalaminya. Salam Pintar

Berlangganan update artikel terbaru via email:

10 Responses to "Regulating Valve"

  1. Tolong tanya..abis regulating valve diketok..berasa nafas mesin pendek2..belum sempat dikoreksi..sebaiknya stelan load dibuat lebih miskin atau lebih kaya ya mas? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Abis diketok berasa lemah di rpm bawah..di rpm tengah atas lebih bagus..apa memang begitu efeknya mas?

      Delete
    2. Seharusnya tidak ada efek seperti itu, bisa jadi regulating diketok terlalu dalam. Apakah suara kering yang keluar cenderung kasar?

      Delete
    3. Setelan fuel load disetel sesuai kebutuhan mesin sob, jika terlalu boros / banyak akan berefek pada penurunan putaran mesin yang lambat setelah digas. Jika terlalu irit akan berimbas mesin menjadi kurang responsive saat digas.
      Sebenarnya mengetok regulating adalah langkah terakhir setelah penyetelan timing, fuel load dan baut idle adjuster.

      Delete
    4. Betul mas...suaranya cenderung kasar..paling ga enak di rpm bawah-nya..torsi gede khas dieselnya jadi kurang..terima kasih infonya..kapan2 mesti saya bawa ke bengkel untuk dinormalkan

      Delete
    5. Sama-sama sob, saya juga senang bisa membantu
      Semoga berhasil

      Delete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel