trik pada injeksi dan nosel

Saya sebenarnya bingung judul apa yang tepat untuk artikel ini. Pada intinya saya ingin berbagi beberapa trik yang biasa saya gunakan dalam memperbaiki masalah-masalah pada pompa injeksi dan nosel yang berada pada waktu yang tidak memungkinkan untuk dilakukan penggantian. Bisa dibilang cara memperbaiki ala "macgyver" untuk sementara waktu. So... untuk mudahnya saya pakai judul "trik pada injeksi dan nosel" yang saya ambil, hehehe...

Banyak alasan kenapa kita terpaksa "mengakali" perbaikan,  bisa karena jauhnya jangkauan ke toko spare part terdekat, ketiadaan barang di wilayah/daerah kita atau mungkin juga karena minimnya dana yang dipersiapkan oleh si empunya mobil. Yang lainnya sobat pikirin sendiri ya, siapa tahu mau ikutan ngisi di bawah, mungkin dari pengalaman pribadi...

Kita mulai ya sob...


http://kendhou.blogspot.co.id/2017/01/trik-injeksi-dan-nosel.html


Ketika kita menemui masalah berupa kebuntuan pada lobang penyemprot nosel (paling sering ditemui terjadi pada Mitsubishi Canter). Gunakan jarum pentul atau sejenisnya, tapi terlebih dahulu kita lancipkan lagi ujungnya. Saya biasanya menggunakan gerinda untuk melakukan hal ini, buat diameter ujungnya lebih kecil dari asinya, tujuannya agar bisa masuk ke dalam lobang yang buntu.

Jika pada kasus ini trjadi kebuntuan pada semua lobangnya, saran terbaik adalah lakukan penggantian. Dan harap diingat, tidak semua kebuntuan dapat teratasi dengan trik ini semua tergantung dari tingkat kekerasan kerak atau material yang menyumbat lobang tersebut.

Pada nosel yang berkerak pada jarumnya, asalkan belum sampai macet. Bisa kita lakukan langkah penyekiran menggunakan pengkilat logam (pasta ataupun cair). Tentu saja dengan bantuan kertas atau kain juga bisa. Hasilnya, jreng-jreng... jarum nosel mengkilat lagi seperti baru. Untuk hasil maksimal lakukan penyekiran pada body nosel menggunakan jarumnya. 

http://kendhou.blogspot.co.id/2017/01/trik-injeksi-dan-nosel.html

Jika hal ini tidak membuahkan hasil yang memuaskan, dengan terpaksa saya menyarankan untuk mengambil langkah kanibalisme (sadis ya kesannya, hiiiii...). Maksudnya adalah gunakan jarum atau body punya nosel lain. Dibutuhkan kesabaran karena terkadang tidak cukup sekali dua kali melakukan penukaran baru berhasil. Tapi dari pengalaman yang sering saya alami, cara ini selalu bisa meyelesaikan masalah. Just try it...

Nosel dengan metode putaran untuk menambahkan atau mengurangi tekanannya terkadang tidak mau ditambahkan tekanannya, padahal sudah diputar. Gunakan ring logam seukuran spring penekan tepat diantara spring dan tutup penekannya. Untuk nosel mobil built up (pernah saya tuliskan) lepaskan ring pengganjal tepat di bawah batang penekan jarum nosel.

Terkadang kita menemui spring penekan pada nosel patah. Saya yakin akan sulit untuk mencari penggantinya kecuali membeli yang khusus untuk nosel, karena spring penekan pada nosel umumnya berbahan logam yang tebal dan keras.

Cara yang biasa saya lakukan adalah mengganjal diantara patahan spring menggunakan ring. Tapi terlebih dahulu gerinda patahan tersebut untuk mengurangi panjangnya (karena ring pengganjal akan menambah panjang spring). Tapi jika mengalami patah hanya pada ujung spring, buang patahan yang pendek dan ganti dengan ring atau pengganjal sepanjang patahan tersebut.


Untuk Pompa Injeksi Inline yang sudah mengalami keausan pada noken as (umumnya terjadi pada FIP yang berusia uzur). Loncatkan titik top pompa injeksi satu mata, hal ini untuk mengejar keterlambatan pemompaan bahan bakar pada saat TMA mesin. Yang paling sering mengalami hal ini adalah Mitsubishi Colt Diesel FE dan Toyota Rhino 100 (13B) meskipun beberapa kali terjadi pada tipe yang lebih muda.

Untuk Pompa Injeksi Rotary atau VE yang mengalami keausan pada Rotor Head (lemah). Sebenarnya trik ini adalah trik yang hanya dilakukan disaat terapaksa alias kepepet. Gunakan plat lena (tipis) untuk mengganjal diantara As Rotor Head dan O ringnya (yang berada tepat diatas Camplate). Trik ini hanya bisa dilakukan sekali saja, jika sudah pernah diakali seperti ini maka solusi terakhir hanyalah mengganti rotor headnya dengan yang baru.

Jika sobat mengalami selenoid (switch) PI rotary yang mati di tengah perjalanan. Tak perlu panik jika tidak ada yang menjual penggantinya, untuk sementara dapat di lepas dan dikeluarkan isinya (batang penutup dan pernya). Resikonya adalah mesin tidak dapat dimatikan menggunakan kunci kontak seperti biasanya. Lekas ganti jika sudah menemukan selenoid yang normal atau baru.

Sepertinya cukup segini yang dapat saya bagikan tentang trik pada injeksi dan nosel, jika ada hal-hal lain yang tidak saya tuliskan disini dapat sobat tuliskan di kolom komentar dan kita bahas bersama dengan sobat-sobat yang lainnya. Mungkin ada yang pernah mengalami suatu kendala dan sudah mendapatkan solusinya. Semoga bermanfaat dan...
Salam Pintar

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "trik pada injeksi dan nosel"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel