Mitsubishi Canter 125

Sebenarnya saya sudah beberapa kali memposting artikel mengenai kendaraan yang satu ini. Tapi berhubung masih cukup banyak yang menanyakan tentang beberapa hal yang berhubungan dengan Mitsubishi Canter 125 ini, maka kali ini saya akan kembali membahas agar bisa lebih mengerti apa saja yang sering menjadi kendala pada Pompa Injeksi mobil ini.

http://kendhou.blogspot.co.id/2017/12/mitsubishi-canter.html

Yang paling sering terjadi adalah kerusakan pada Delivery Valve dan Nosel. Ini adalah dua "penyakit" yang paling sering ditemui pada mesin satu ini. Cara deteksi awal sama saja, dengan mengendurkan mur 19" pengancing selang yang terpasang pada Nosel. Jika ada yang tidak berubah atau hampir sama suara mesin antara dikendurkan dengan terpasang normal, maka Delivery Valve atau pun Nosel pada nomer itu layak dicurigai.

Contoh, kita kendurkan satu persatu secara bergantian. Pada selang nosel nomer satu suara mesin berubah mengecil dan bergetar, maka pembakaran nomer satu adalah normal. Ketika kita kendurkan selang nomer dua suara mesin tetap biasa seolah selang tidak dikendurkan, maka nomer dua pembakarannya bermasalah dan seterusnya pada nomer tiga sampai empat. Saya rasa sobat-sobat bisa memahami hal ini.

http://kendhou.blogspot.co.id/2017/12/mitsubishi-canter.html

Untuk memastikan apakah Delivery Valve memang bermasalah (dan harus diganti), lepaskan selang nosel. Semua selang Nosel ya sob, jangan hanya pada yang bermasalah saja. Sekarang sobat pompa bahan bakar sambil mengamati ujung Holder dengan teliti. Yang bagus adalah tidak ada minyak yang keluar ketika dipompa karena valve dapat menutup dengan baik.

Saat sobat hendak melakukan penggantian pada Delivery Valve, periksa juga Ring kuningan yang terletak di bawahnya. Sering terjadi ring tersebut mengalami kerusakan bahkan hingga pecah atau putus menjadi beberapa bagian. Sebaiknya diganti semuanya (4pcs) agar lebih maksimal hasil pengerjaan yang sobat lakukan.

Berikutnya adalah Nosel, yang cukup sering terjadi adalah adanya kebuntuan pada lobang penyemprot. Seharusnya ada 6 lobang pada nosel Canter (110 maupun 125), jika kurang dari itu atau bahkan sama sekali tidak keluar maka ganti nosel tersebut agar tidak menjadi masalah di perjalanan. Dampak yang paling fatal adalah mesin menjadi berat untuk digas apalagi ketika jalan, putaran mesin akan sulit untuk menjangkau RPM tinggi. Bahkan beberapa menganggap PI yang bermasalah ketika mesin terasa berat seperti ini.

Setelah Delivery Valve dan Nosel. Kita beralih ke Plunger karena ini adalah komponen paling vital pada PI apapun. Pada PI tipe VE/Rotary alat yang satu ini disebut Rotor Head. Bagaimana jika plunger yang bermasalah?

Jika Plunger yang sudah lemah, gejala yang timbul adalah berkurangnya tenaga mesin dan tak sanggup untuk memompa bahan bakar dengan normal pada putaran rendah sehingga mesin tak bisa berputar di posisi idle / langsam. Kita sering menyebutnya "ngabur" karena kita harus menyetel putaran mesin agak besar agar tetap hidup, ketika kita kecilkan kembali ke posisi langsam yang semula mesin akan mati.

Jika Plunger benar-benar dalam keadaan aus berat, tidak hanya gejala yang saya sebutkan diatas yang terjadi. Mesin akan menjadi susah untuk dihidupkan, bahkan mungkin harus dibantu pompa ketika distart. Jangan mencoba untuk "mengakali" jika plunger sudah aus, satu-satunya langkah yang benar adalah menggantinya dengan yang baru. Tanpa bisa ditawar lagi...!! 

Yang terakhir adalah Timer Gear karena kerusakan pada komponen ini cukup sering terjadi. Pecah pada mangkok spring hingga patah pada hub timer. Dan jika benar-benar gigi timer pada Mitsubishi Canter sobat rusak, siap-siap untuk merogoh kantong sobat lebih dalam lagi karena harga komponen ini lumayan mengejutkan. hehehe...

http://kendhou.blogspot.co.id/2017/12/mitsubishi-canter.html

Sepertinya cukup yang saya sampaikan, karena selain yang saya tuliskan diatas hanya tinggal tentang teknis dalam penyetelan seperti tekanan nosel, setelan timing dan lain-lain. Semoga artikel ini dapat membantu sobat-sobat yang belum paham mengenai PI Mitsubishi Canter 125 maupun 110. Jika ada yang kurang dapat ditanyakan di kolom komentar...
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Mitsubishi Canter 125"

  1. Bos minta penjelasan tentang tekanan nosel yg ideal itu berapa untuk tipe mitsubishi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk mitsubishi Colt Diesel (PS 100-135 dan Canter 110-125) bisa disetting di tekanan 180 - 200 bar sob. Itu dengan asumsi pompa injeksi sehat wal afiat ya....

      Delete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel