Rotor Head dan cara kerja

Rotor head adalah komponen paling utama dalam konstruksi sebuah Pompa Injeksi tipe VE atau rotary, mempunyai peranan persis seperti Plunger pada Pompa Injeksi In Line atau sebaris. Memompakan bahan bakar di dalam PI dengan tekanan yang tinggi ke dalam unit Nosel untuk dikabutkan di dalam ruang bakar mesin. Semakin aus fisik rotor head maka semakin lemah tekanan yang dihasilkan sehingga mempengaruhi kinerja mesin diesel, baik dari proses hidup, langsam atau idle sampai ke tenaga mesin. Kali ini kita akan membahas tentang rotor head dan cara kerja RH berikut beberapa keterangan tambahan agar kita bisa lebih paham tentang PI rotary kita.
Untuk mengawali pembahasan, kita akan berkenalan terlebih dahulu dengan bagian-bagian pada rotor head. Ada 3 bagian utama yaitu Plunger, Control Sleeve dan Plunger Barrel dengan beberapa lobang yang telah dibuat sedemikian rupa untuk jalur bahan bakar. Dan yang lainnya adalah komponen pendukung dari kerja rotor head seperti Slenoid shut off, Plug, Delivery valve berikut Holder.

http://kendhou.blogspot.co.id/2018/01/rotor-head-dan-cara-kerja.html
Rotor Head

1. Plunger
Berbentuk as yang bekerja tepat di bagian poros rotor head. Pangkalnya berhubungan langsung dengan Camplate dan mengikuti setiap gerakan dari Camplate tersebut, yaitu berputar dan maju mundur secara terus menerus.
Seluruh lobang yang terdapat pada plunger berfungsi untuk menerima bahan bakar dari jalur masuk yang dibuka oleh switch selenoid shut off yang berada pada posisi On, lalu memasukkan bahan bakar yang telah dipompa di dalam lobang utama menuju Plunger barrel hingga Delivery valve melalui 1 lobang khusus.

2. Control Sleeve

Bekerja untuk mengatur debit minyak pada plunger dengan cara menutup 2 lobang yang berhubungan langsung dengan CS, dengan bantuan Tension Lever. Semakin rapat menutup maka debit minyak yang diarahkan ke Nosel akan semakin besar begitu pula sebaliknya.

3. Plunger Barrel

Bisa disebut juga sebagai "rumah" plunger pada sistem kerja Rotor Head. Didesain sedemikian rupa dengan beberapa lobang khusus yang berfungsi untuk jalur masuk bahan bakar dari dalam body PI menuju lobang nomer 1 (perhatikan gambar diatas), lalu diteruskan ke jalur yang telah dibuka oleh Selenoid Shut Off yang aktif (lobang nomer 2) dan berakhir di lobang nomer 3 dimana Delivery Valve dipasang.

Plunger barrel juga sebagai bagian utama Rotor head dimana semua komponen dipasang, Selenoid shut off, Plug, Delivery valve dan holder serta rotor head spring atau disebut juga plunger spring.

Bagaimanakah cara kerjanya???
Pada penjelasan diatas sudah ada beberapa "bocoran" tentang hal ini. Tapi akan saya perjelas lagi.

http://kendhou.blogspot.co.id/2018/01/rotor-head-dan-cara-kerja.html

Bahan bakar yang ada di dalam Pompa Injeksi akan masuk ke dalam Rotor Head melalui jalur lobang 1 karena selenoid shut off sedang on mengangkat penutup sehingga jalur terbuka. Kemudian bahan bakar yang sudah berada di dalam RH dipompa oleh plunger yang bergerak maju oleh dorongan Camplate ke arah Plug yang menutup bagian belakang dari Plunger Barrel.

Bahan bakar yang terpompa masuk kedalam lobang utama pada plunger, 2 lobang yang mengarahkan bahan bakar untuk kembali ke dalam body PI ditutup sebagian oleh Control Sleeve sehingga bahan bakar bertekanan tinggi (hasil pemompaan plunger) masuk ke dalam lobang plunger barrel yang mengarah pada delivery valve sampai akhirnya menuju Nosel untuk dikabutkan.

Hanya ada 1 lobang pada plunger yang bertugas untuk menembakkan bahan bakar ke masing-masing jalur delivery valve secara bergantian sesuai rotasi putaran dari Camplate. Plunger terus bergerak maju mundur karena adanya dorongan dari Camplate dan dorongan balik dari Plunger Spring.

Cara kerja yang sederhana bukan???
Bagaimana dengan sobat-sobat sekalian?
Sobat juga bisa melihat ke video tentang rotor head di bawah ini


Semoga penjelasan yang saya tuliskan di artikel mengenai rotor head dan cara kerja ini dapat dipahami dan dapat memberikan manfaat, jika ada yang merasa kurang bisa memahami dapat menanyakan di kolom komentar.
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Responses to "Rotor Head dan cara kerja"

  1. Penjelasannya sangat sangat membantu maslah mobil saya. Mitsubishi storm L200. Thn 2001. Sdh dua kali beli priming pump. Tapi kondisinya tetap saja masuk angin . Sampai saat ini saya masih kebingungan . Sekali lagi terimakasih pembelaannya yg sangat membantu.

    ReplyDelete
  2. assalamualaikum mas...
    kalau plunggernya haus... apakah bisa mengakibatkan hasap hitam ngak mas...????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asap hitam bukan karena efek plunger yang aus, tetapi biasanya karena setelan minyak yang sengaja diboroskan untuk mengatasi sementara (sampai plunger diganti) efek dari keausan plunger.
      Bisa juga karena filter udara yang minta dibersihkan atau diganti

      Delete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel