8 tips merawat mesin mobil diesel

Seperti yang sudah sering saya bahas bahwa kendaraan dengan mesin diesel bisa menjadi kendaraan pilihan karena ketangguhannya, torsi yang besar menjadikannya handal menghadapi segala medan jalan plus konsumsi bahan bakar yang lebih efisien ( irit) dibandingkan mesin bensin layak dipertimbangkan dan jangan lupa.... harga bahan bakar solar sampai saat ini masih lebih murah dibandingkan bahan bakar bensin lho.

Kehadiran teknologi Common Rail dan Turbocharger semakin menaikkan kelas mesin diesel, mesin yang kasar dan berisik dapat diminamilir oleh teknologi baru tersebut. Bukan hanya berkurangnya suara kasar yang selama ini telah melekat pada karakter mesin diesel, teknologi masa kini mampu menjadikan mesin diesel semakin bertenaga sekaligus menjadikan mesin diesel lebih irit dari sebelumnya.

cara merawat kendaraan diesel
Sistem injeksi yang digunakan pada mesin diesel sejak awal dengan timing yang telah diatur sedemikian rupa terbukti menjadikan pembakaran mesin lebih sempurna sehingga dapat memberikan tenaga yang maksimal dan efisiensi bahan bakar yang yang digunakan. Bahan material yang kuat menjadikan kendaraan diesel sangat pantas untuk sebuah perjalanan jarak jauh. Tetapi ingat, semua kelebihan itu akan hilang dan mengakibatkan kerugian jika tidak dirawat dengan benar.

Akan kita bahas mengenai beberapa tips merawat mesin mobil diesel pada postingan kali ini, karena meskipun banyak yang bilang bahwa perawatan mesin diesel lebih mudah dibandingkan mesin bensin tetapi hasilnya akan sangat berbeda jika kita lalai. Biaya perbaikan pada mesin diesel bisa jauh lebih mahal dibandingkan mesin bensin jika sudah terlanjur mengalami kerusakan.

Baiklah sobat kendhou sekalian, ini adalah tips-tips bagaimana merawat mesin mobil diesel yang harus kita perhatikan.

1. Memanaskan mobil

Aktifitas ini sangat penting, tujuannya agar sirkulasi oli pada mesin dapat merata ke semua bagian dan mesin dapat mencapai suhu optimal sebelum digunakan untuk suatu perjalanan. Waktu yang dibutuhkan dalam proses memanaskan mesin bisa bervariasi tergantung jenis mesin dan teknologi yang telah digunakan. Lhoh...Kok bisa berbeda-beda??!!!

Pada mesin konvesional (jadul alias mesin lama) bisa membutuhkan waktu 10-15 menit agar proses pemanasan mesin bisa maksimal, sedangkan pada kendaraan dengan mesin yang lebih baru (alias mesin jaman now) bisa lebih cepat karena telah menggunakan switch dan sensor khusus agar mesin bisa lebih cepat mencapai suhu panas yang ideal, sekitar 3 - 5 menit sudah cukup untuk memanaskan mesin.

Usahakan memanaskan mesin di ruangan yang terbuka, agar gas buang sisa pembakaran pada knalpot tidak mencemari ruangan (garasi dan ruangan lainnya). Gas buang knalpot bisa berbahaya bagi kesehatan jika berada pada ruangan yang tertutup atau kurang sirkulasi udara.

2. Cara mematikan mesin

Jangan terburu-buru mematikan mesin apalagi jika baru berhenti dari sebuah perjalanan dengan jarak jauh atau banyak menggunakan RPM tinggi (daerah dengan banyak tanjakan), beri kesempatan pada mesin untuk mendinginkan komponen-komponen yang memuai setelah perjalanan. Biarkan terlebih dahulu beberapa menit sebelum dimatikan. Khususnya bagi mesin yang telah menggunakan turbocharger, hal ini bertujuan agar oil cooler pada sistem turbo dapat didinginkan sehingga usia perangkat bisa lebih awet.

Pada beberapa kendaraan terkini bahkan telah menggunakan perangkat tambahan khusus untuk hal ini, mesin akan mati beberapa menit secara otomatis setelah kunci kontak diputar mematikan mesin. Ini menunjukkan bahwa cara mematikan yang benar penting agar mesin diesel tetap sehat dan berusia panjang.

3. Filter udara

Filter udara bertugas menyaring partikel debu dan kotoran agar tidak masuk ke ruang bakar saat mesin melakukan langkah hisap, karena debu atau kotoran yang masuk ke dalam ruang bakar dapat merusak komponen yang bergesekan di dalamnya (piston, ring piston dan liner) tak terkecuali klep mesin. Tetapi setelah beberapa lama debu dan kotoran akan menumpuk dan harus segera dibersihkan.

Filter udara yang kotor juga dapat menghambat aliran udara dalam sistem pembakaran, akibatnya adalah tenaga mesin menjadi berkurang. Akan timbul gejala "mbrebet" saat mesin digas bahkan beberapa kasus menimbulkan efek "batuk-batuk" pada knalpot disela-sela mbrebet ketika digas tinggi. Segera ganti dengan yang baru jika sudah terlampau kotor atau juga lembab.

4. Filter solar

Saringan bahan bakar sangat diperlukan untuk menjaga agar solar yang masuk ke dalam pompa injeksi tetap bersih dari debu, kotoran dan air. Saringan solar pada mesin diesel umumnya terbagi menjadi 2 bagian, filter pemisah air dan filter penyaring debu / kotoran. Kedua filter ada yang dipasang terpisah dan ada yang dipasang pada satu perumahan (housing).

Air dan kotoran yang berhasil lolos dapat merusak komponen utama pada pompa injeksi yaitu plunger atau element dan juga injector atau nosel. Air akan menimbulkan korosi (karat) saat plunger maupun nosel dalam keadaan diam atau tidak bekerja, akibatnya adalah kemacetan pada kedua komponen serta dapat mengganggu proses pembakaran saat mesin bekerja. Kotoran / debu dapat mengakibatkan kebuntuan pada lobang penyemprot nosel dan keausan pada plunger.

Buang air dari filter saat lampu indikator menyala, akan lebih baik jika diperiksa secara berkala tanpa menunggu lampu menyala. Filter udara sebaiknya diganti secara rutin setiap 10.000 - 15.000 km, jika jalanan yang sering dilalui adalah daerah berdebu atau banyak genangan air sebaiknya lakukan penggantian lebih cepat.

5. Filter oli

Filter oli yang terlampau kotor akan menghambat sirkulasi oli di dalam mesin, kelalaian dalam mengganti komponen yang satu ini bisa sangat fatal akibatnya. Jangan menunggu mesin mobil sobat mengalami kerusakan baru menyadari kesalahan karena tidak mengganti saringan pelumas mesin. Sebaiknya ganti filter oli setiap 2 - 3 kali ganti oli.

Jangan lupa gunakan oli yang berkualitas dan sesuai rekomendasi agar performa mesin diesel sobat tetap prima, pada umumnya penggantian oli dilakukan setelah mencapai 5.000 km, pada beberapa kendaraan yang hanya melakukan pekerjaan-pekerjaan ringan penggantian oli dilakukan setelah 10.000 km.

6. Setel berkala

Setel secara rutin beberapa hal ini untuk menjaga stamina dan performa mesin selalu optimal, serta agar usia mesin sobat bisa panjang. Penyetelan sebaiknya dilakukan oleh mekanik yang sudah ahli di bidangnya masing-masing.

Setel ukuran kerapatan klep, hal ini penting agar celah pembukaan jalur udara pada klep tetap sesuai standar yang seharusnya. Sehingga tenaga mesin tidak turun atau berkurang. Apalagi jika mesin mobil sobat telah mengadopsi teknologi turbocharger

Injector atau nosel, pemeriksaan secara rutin pada komponen ini bertujuan agar kebersihannya tetap terjaga dan terhindar dari kemacetan maupun kebuntuan. Dan yang tak kalah penting adalah untuk menyetel tekanannya tetap pada ukuran yang semestinya sehingga performa mesin diesel tetap prima.

7. Gunakan bahan bakar yang bagus

Untuk mesin diesel yang telah menggunakan teknologi commonrail sangat dianjurkan menggunakan bahan bakar solar dengan kualitas yang terbaik, hal ini untuk menghindari kerusakan pada unit pompa injeksi dan nosel yang digunakan. Ingat!!! kualitas bahan bakar yang dijual di pasaran masih belum merata di semua daerah. Semakin baik kualitas solar yang digunakan maka semakin awet usia mesin.

8. Perhatikan isi tangki

Jangan sampai tangki mengalami kekosongan, karena kotoran akan mudah terhisap oleh pompa ketika tangki hanya menyisakan sedikit bahan bakar di dalamnya serta dapat mengakibatkan masuk angin pada pompa injeksi (adanya angin palsu yang masuk kedalam bahan bakar solar). Sebaiknya segera isi tangki ketika indikator menunjukkan tangki hanya berisi 1/3 bagian.

Itulah beberapa tips merawat mesin mobil diesel yang harus selalu sobat perhatikan, semoga apa yang saya tuliskan dapat memberikan manfaat bagi sobat-sobat kendhou semuanya. Selamat berkendara dan...
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "8 tips merawat mesin mobil diesel"

  1. Tips nya informatif sekali. Jika benar-benar dilaksanakan bukan hanya menjadikan awet, tapi juga hemat biaya servis. Terimakasih tipsnya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama sob,semoga bermanfaat dan semakin sukses usaha rental mobilnya.

      Delete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel