Lakukan 4 hal ini setelah ganti domain TLD

Bagi sobat kendhou yang sudah mulai serius mengelola blog dengan domain gratisan (blogspot atau wordpress), sangat disarankan untuk segera berpindah dan mengganti domain menjadi domain pribadi atau TLD (Top Level Domain). Selain blog terlihat lebih profesional di mata pengunjung, domain TLD memiliki nilai lebih di mata mesin pencari semacam google, bing dan lainnya. Tapi jangan lupa untuk benar-benar memikirkan dengan matang nama domain yang akan digunakan, kenapa???
Nama sebuah domain juga memiliki peran penting bagi sebuah blog atau website, diantaranya adalah memberikan sebuah kejelasan mengenai keberadaan blog tersebut (nama, pemilik, niche atau topik blog dan lain-lain), nama sebuah domain juga dapat mempengaruhi kualitas SEO blog. Makanya sobat dapat melihat sendiri banyaknya blog dengan nama-nama yang hampir sama / mirip, entah itu karena niche yang sama atau lainnya. Contohnya beberapa blog tutorial dengan kata TIP atau TIPS yang terdapat pada nama domain, kata DESAIN pada blog dengan niche tersebut dan masih banyak lagi contoh lainnya yang dapat sobat temukan sendiri di hasil pencarian.

baca :
Cara upgrade domain blogspot ke TLD

Blog yang sudah berganti domain TLD tidak serta merta menjadi lebih bagus dari domain sebelumnya (gratisan) jika tidak dioptimalkan, domain TLD yang baru akan tetap terindex oleh mesin pencari tetapi akan membutuhkan waktu yang cukup lama jika dibiarkan begitu saja. Ada beberapa hal yang harus sobat lakukan agar blog TLD milik sobat bisa segera dikenali oleh mesin pencari dan tidak sampai kehilangan pembaca lama. Apa saja yang harus dilakukan???

Lakukan 4 hal ini setelah ganti domain TLD

1. Daftarkan domain baru di Webmaster Tool

Setelah dilakukan pergantian domain alamat situs yang lama sudah pasti akan redirect ke alamat baru yang TLD secara otomatis, saat seseorang menemukan artikel lama sobat (dengan URL domain blog yang lama / gratisan) lalu melakukan klik pada artikel tersebut maka akan secara otomatis membuka artikel yang sama dengan URL domain yang baru. Berbeda halnya dengan artikel yang dibuat setelah domain berganti TLD, akan sulit ditemukan karena mesin pencari belum mengenali nama blog baru sobat. Oleh sebab itu lakukan pendaftaran pada domain baru sobat di Google Webmaster Tool dan juga di Bing Webmaster Tool agar domain baru dapat dikenali.

Domain baru sama artinya dengan blog baru di mesin pencari

Pastinya sobat sudah memiliki akun kedua webmaster tool diatas kan, buat properti baru di akun Google Webmaster Tool (Search Console) untuk domain baru blog sobat dan caranya sama dengan dulu saat sobat membuat properti untuk domain yang lama. Tambahkan situs baru di Bing Webmaster Tool sobat. Jangan lupa untuk melakukan verifikasi setelah terdaftar agar segera dikenali.

Buat sitemap (peta situs) di kedua Webmaster Tool. Peta situs blog berisikan seluruh alamat URL halaman yang ada di dalam blog, sehingga mesin pencari tidak hanya akan mengenali nama blog yang baru tetapi juga dapat mengetahui isi dari blog tersebut. Segera submit sitemap agar artikel-artikel sobat dapat diindex oleh mesin pencari.

2. Daftarkan domain baru di Google Analytic

Sesuai namanya, google analytic berfungsi untuk menganalisa blog milik kita (yang sudah terdaftar). Agar sobat dapat memantau (monitoring) perkembangan blog maka sobat harus mendaftarkan nama domain yang baru ke google analytic. Jangan lupa untuk mengganti kode tracking yang lama dengan kode yang baru (dari domain yang baru didaftarkan) agar sobat selalu mendapatkan laporan mengenai aktivitas yang terjadi di blog.

3. Buat dan publish artikel sebanyak dan sesering mungkin

Sebenarnya tidak harus membuat dan mempublikasikan banyak artikel sekaligus secara langsung, karena konsistensi lebih memberikan dampak positif bagi blog di mata search engine. Publish artikel secara rutin (rajin) meskipun hanya satu postingan per minggu, semakin banyak dan semakin dekat jarak waktunya sudah tentu lebih baik supaya blog bisa segera normal kembali seperti saat masih menggunakan domain lama.

Agar artikel yang baru bisa lebih cepat terindex sobat dapat submit alamat URL artikel tersebut di tool yang telah disediakan oleh Google, masukkan URL artikel baru sobat disini lalu submit atau kirim permintaan. Pengindexan mesin pencari membutuhkan waktu yang bervariasi, jadi sobat santai saja sambil membuat konten baru. Buatlah artikel berkualitas dan panjang untuk hasil yang lebih baik.

4. Verifikasi domain baru di Google Adsense

Mendapatkan penghasilan dari jaringan periklanan semacam Google Adsense merupakan salah satu keuntungan menjadi seorang blogger, tapi sobat tidak akan mendapatkan penghasilan jika nama blog atau situs yang menayangkan iklan GA sobat tidak sobat verifikasi. Pun halnya dengan domain baru, google akan menganggap domain baru sebagai blog lain sehingga penghasilan dari iklan tidak akan masuk di akun GA meskipun dengan blog yang sama. Segera tambahkan nama blog dengan domain yang baru di bagian verifikasi situs Google Adsense milik sobat.

Itulah 4 hal yang harus dilakukan setelah ganti domain TLD agar blog dengan domain yang baru tidak "tenggelam" dan bisa segera normal kembali di mata mesin pencari seperti google dan bing. Sehingga pembaca setia dan pengunjung lama tidak hilang, jika ada penurunan PV pada awal-awal menggunakan domain baru itu adalah sesuatu yang wajar, setelah melakukan langkah-langkah diatas semoga dapat secepatnya pulih kembali bahkan lebih baik lagi.

Jika ada yang memiliki saran atau masukan yang lain, silahkan tulis di kolom komentar. Sampai bertemu lagi di artikel yang lain dan...
Salam Pintar

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Lakukan 4 hal ini setelah ganti domain TLD"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel