Tips mengganti valve injeksi

Sobat kendhou, delivery valve yang biasa disebut "valve" memiliki cara kerja yang tidak berbeda dengan klep pada mesin yaitu membuka dan menutup. Perbedaannya adalah klep membuka akibat gaya mekanis dengan dorongan bubungan noken as sedangkan valve membuka oleh tekanan bahan bakar dari plunger. Kapan valve dianggap rusak? bagaimana cara mengetahuinya? itu adalah beberapa alasan kenapa saya membuat artikel mengenai tips mengganti valve injeksi.

Peran delivery valve sangat penting dalam menjaga tekanan bahan bakar didalam selang nosel agar tetap tinggi dan padat. Tujuannya supaya bahan bakar yang ditembakkan oleh plunger dan kemudian disampaikan ke injector atau nosel selalu maksimal sehingga pembakaran dapat terjadi secara optimal. Inilah peran valve yang sering diabaikan dan kurang diperhatikan oleh kita selama ini, karena pada kenyataannya kita lebih cenderung menyalahkan plunger dan nosel ketika terjadi permasalahan-permasalahan pada pompa injeksi.

Bagaimana jika delivery valve rusak?
Tentunya pembakaran tidak bisa maksimal (ingat paragraf diatas), karena sebagian bahan bakar yang ditembakkan oleh plunger kembali ke ruang bahan bakar didalam pompa injeksi. Jika sudah terlalu parah kerusakannya, bahan bakar didalam selang nosel tidak padat dan kehilangan tekanan yang pastinya akan berpengaruh pada hasil akhir dari proses kerja penginjeksian solar. Gejala terburuk adalah mesin menjadi lebih susah dihidupkan.

Bagaimana cara mengetahui bahwa delivery valve sudah kurang bagus keadaannya?
Cara termudah adalah dengan melepaskan selang nosel lalu nemompa bahan bakar secara manual, jika bahan bakar keluar dari delivery valve holder saat dipompa itu tandanya valve tersebut sudah tidak dapat menahan bahan bakar dengan bagus. Jika semua delivery valve (sesuai jumlah silinder mesin) masih sehat, bahan bakar yang dipompa akan keluar seutuhnya malalui jalur overflow pompa injeksi bukan melewati holder.

Alasannya adalah :
  • Delivery valve menutup karena ditekan oleh spring holder yang terbuat dari bahan yang lebih tebal dan lebih kuat dibandingkan spring yang terdapat pada baut nipel overflow.
  • Delivery valve yang bagus hanya akan membuka oleh tekanan tinggi bahan bakar dari plunger, karena kerja plunger menghasilkan tekanan bahan bakar yang jauh lebih tinggi dibandingkan tekanan dari feed pump atau pompa biasa / manual.
Sekarang bagaimana cara mengganti delivery valve pompa injeksi?
Ini adalah langkah-langkah penggantiannya

1. Lepaskan klam yang mengikat holder, biasanya terdapat pada pompa injeksi tipe inline. Sedangkan tipe distributor atau VE jarang ada yang menggunakan klam.

2. Lepaskan holder, biasanya menggunakan kunci 22mm, ada juga yang menggunakan kunci 19mm dan ada pula yang menggunakan kunci 14mm. Meskipun beberapa pompa injeksi harus menggunakan kunci khusus seperti Minimec.

Pada tahap ini hati-hati dengan spring dan pin di dalam holder, jangan sampai jatuh (dikhawatirkan hilang). Jika agak berat melepaskannya, hal tersebut umum terjadi pada holder yang menggunakan o ring (karet).

3. Angkat atau keluarkan delivery valve dari pompa injeksi. Gunakan tang lancip jika terasa susah mengeluarkannya. Beberapa delivery valve menggunakan o ring kuningan yang dipasangkan tepat dibawahnya seperti yang digunakan pada pompa injeksi tipe pompa P (Canter dan sejenisnya) dan juga pada pompa injeksi tipe distributor.

4. Pasang delivery valve yang baru, jangan lupa untuk memasang ring valve yang baru.
  • Pada pompa injeksi tipe lama dan beberapa pompa injeksi mesin diesel duduk / 1 silinder menggunakan ring (tembaga / plastik) yang dipasangkan pada valve, contohnya adalah Colt Diesel FE. Tipe ini tidak menggunakan o ring karet pada holder.
  • Pada pompa injeksi tipe distributor dan tipe Pompa P menggunakan ring kuningan di bawah delivery valve.
  • Pada Pompa Injeksi Minimec, ada yng menggunakan ring untuk valve dan ada yang tidak. Perhatikan saat melepaskan.
  • Beberapa pompa injeksi menggunakan o ring karet yang dipasangkan di bawah valve.
5. Pasang holder dan kencangkan, jangan lupa untuk memeriksa kelancaran control pinion dan rack. Hati-hati dengan spring holder agar tidak jatuh. Jika sudah terpasang dengan benar, tinggal pasang klam.

Langkah-langkah pada tips mengganti valve injeksi pun selesai, coba pompa lalu hidupkan mesin. Jika memang delivery valve yang digunakan dalam keadaan bagus seharusnya sudah tidak ada masalah lagi pada pompa injeksi sobat. Mudah bukan cara-caranya???

Itulah sedikit penjelasan dan tips untuk mengganti delivery valve pompa injeksi yang dapat saya tuliskan. Semoga bermanfaat bagi sobat kendhou semuanya. Jika ada yang hendak ditanyakan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar di bawah dan...
Salam Pinta...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tips mengganti valve injeksi"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel