Cara mengganti otomatis injeksi

Salah satu penyebab mesin diesel dengan pompa injeksi tipe VE menjadi tidak bisa hidup adalah otomatis atau switch yang rusak / mati. Perangkat yang memiliki cukup banyak nama sebutan ini merupakan perangkat elektronik dengan kumparan didalamnya, yang bekerja sebagai elektromagnetik untuk menarik valve (dengan karet diujungnya) sehigga jalur bahan bakar menuju pompa injeksi dapat terbuka. Jalur ini menghubungkan ruang utama pompa injeksi dengan ruang pompa di dalam rotor head.

Otomatis adalah kata yang umum digunakan oleh mekanik kebanyakan selain kata Switch. Sebagian yang lain ada yang menyebutnya dengan Selenoid, pun ada yang menggunakan istilah Shut Off pada alat ini. Apapun sebutannya minumnya teh &$*& *$*(.... Oooops, kambuh lagi sifat suka ngelantur yang sudah lama menghilang. Pada dasarnya semua istilah diatas benar semua dan bisa dimengerti maksudnya.

Kembali ke topik awal kita, perangkat kecil ini bisa menjadi salah satu penyebab mesin diesel susah hidup bahkan tidak bisa dihidupkan. Dan semua masalah tersebut solusi awalnya adalah membukanya untuk melihat permasalahan yang sebenarnya. Baru bisa menentukan langkah selanjutnya, apakah masih bisa diperbaiki atau memang harus diganti.

Permasalahan

1. Mesin tidak bisa hidup

Ada beberapa kemungkinan untuk masalah ini, Switch / Otomatis / Selenoid yang sudah rusak sehingga tidak dapat bekerja kembali untuk mengangkat valve selenoid dan membuka jalur bahan bakar menuju Rotor Head.

Kemungkinan lainnya adalah arus yang hilang, bisa karena adanya kabel menuju otomatis yang putus. Jika yang putus adalah kabelnya dan dapat terlihat dengan jelas bisa langsung disambung kembali. Tapi jika yang terputus belum bisa ditemukan, solusi termudah sebagai penanganan "P3K" adalah membuat kabel jumper langsung dari battery atau aki dan saklar untuk memutus arus, jangan lupa untuk segera diberikan kepada ahli kabel body untuk memperbaiki jalurnya.

2. Mesin susah hidup

Hampir sama seperti masalah diatas, penyebabnya bisa karena adanya arus jalur yang kurang benar. Masalah ini bisa karena ada penurunan arus pada jalur menuju otomatis. Yang bisa menemukan penyebabnya dengan pasti adalah tukang dinamo dan kabel body. Solusi sementara gunakan kabel jumper dengan saklar switch on/off.

3. Mesin tidak bisa mati

Terkadang ada beberapa kendaraan dengan pompa injeksi tipe Distributor / VE yang mendadak susah untuk dimatikan, Salah satu penyebabnya adalah pada otomatis shut offnya. Apa penyebabnya kok bisa mesin menjadi susah untuk dimatikan???

Pertama adalah karena adanya kotoran yang mengganjal valve otomatis, sehingga valve tidak dapat menutup jalur bahan bakar menuju rotor head, agar bisa kembali normal maka kotoran yang mengganjal harus dibuang. Kedua adalah karena karet valve otomatis yang rusak sehingga tidak bisa menutup sempurna. Kedua penyebab diatas tetap mengharuskan langkah pelepasan otomatis dari pompa injeksi.

Cara mengganti otomatis injeksi

Cara mengganti atau melepaskan terkadang mudah, tapi terkadang juga menyusahkan. Tergantung keadaan yang terjadi dan dihadapi. Yang dibutuhkan sebenarnya hanya dua kunci yaitu kunci pas 8mm dan kunci pas 24mm untuk membuka dan memasangnya, peralatan yang lainnya tergantung tipe pompa injeksi yang hendak diganti otomatisnya. Karena peralatan yang terpasang dan menutupi posisi otomatis bisa sangat berbeda-beda.

Langsung ke cara pertama yang mudah, buka semua yang menutupi posisi switch shut off agar mudah dibuka, contohnya adalah selang overflow (pengembalian), plat untuk soket kabel dan lain-lain. Jika sudah terbuka tinggal lepaskan sekun yang terpasang pada otomatis menggunakan kunci 8mm. Terakhir adalah melepaskan otomatis menggunakan kunci 24mm.

Yang susah bagaimana???
Proses penggantian otomatis menjadi menyusahkan jika otomatis tersebut tidak dapat dilepaskan menggunakan kunci 24mm, sudah berkali-kali dicoba bahkan berkali-kali ganti kunci masih tetap tidak bisa maka cara terakhir yang digunakan adalah melepaskan pompa injeksi dari mesin terlebih dahulu.

Setelah pompa injeksi terlepas dari mesin, kita lanjutkan dengan pengerjaan yang cukup beresiko jika belum berpengalaman apalagi kurang hati-hati. Karena kita akan melepaskan rotor head dari pompa injeksi kemudian melepaskan otomatis menggunakan kunci ring. Kenapa begitu?? Karena otomatis tidak akan bisa dibuka menggunakan kunci ring maupun shock jika masih berada pada rotor head yang terpasang di body pompa injeksi.

Untuk cara diatas sebaiknya sobat serahkan kepada mekanik bengkel pompa injeksi untuk menghindari kesalahan-kesalahan pada proses pembongkaran rotor head. Dan sebagai saran sebaiknya gunakan otomatis yang asli atau berkualitas mengingat proses pembongkarannya yang cukup merepotkan jika tidak bisa dilepaskan menggunakan kunci pas 24mm.

Untuk lebih jelasnya, sobat bisa lihat video yang saya sediakan dibawah ini


Okay sobat-sobat kendhou, begitulah cara mengganti otomatis injeksi tipe VE yang dapat saya jelaskan pada postingan singkat ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan...
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara mengganti otomatis injeksi"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel