Review Traktor maxxi 404

Saat ini traktor atau biasa dikenal dengan sebutan bajak, merupakan alat pertanian yang sudah semakin mudah dijumpai. Banyaknya masyarakat yang mulai terjun ke pertanian dan perladangan, membuka peluang bagi mereka yang ingin memberikan jasa penggarapan lahan dengan cara membajak. Apalagi saat ini pasar traktor diramaikan oleh pemain dari negeri tirai bambu yang sudah bisa dipastikan dibandrol dengan harga yang relatif murah, cukup menyita perhatian para pemain di bidang usaha ini. Sebut saja Maxxi, salah satu merek yang datang dari negeri Cina.

Kali ini saya akan memberikan beberapa hasil review mengenai pompa injeksi dan nosel yang digunakan pada traktor merek dan tipe ini, Maxxi 404. Karena ini adalah salah satu traktor keluaran dari Maxxi yang sudah cukup banyak beredar di Indonesia negeri tercinta kita. Apa saja yang akan saya jelaskan pada artikel ini? Terus ikuti sampai habis ya sob...

Pompa injeksi berjenis in-line atau sebaris 4 silinder ini menggunakan governor tipe RSV yang biasa disebut governor lonceng oleh beberapa mekanik. Baut setelan yang digunakan sangat mudah untuk diotak-atik sesuai keinginan karena semua setelan bisa dilihat dengan jelas dan ditempat yang mudah untuk dijangkau tangan.

Pada bagian depan bisa dengan mudah diatur derajat timing pembakarannya, berkat adanya lobang memanjang pada lobang baut pengikat. Hal yang sudah lazim digunakan pada hampir semua pompa injeksi, saya katakan hampir karena masih ada beberapa pompa injeksi yang tidak bisa diatur timingnya (nahpurnya).

Nosel/injector telah mengadopsi tipe multiple hole, ini berarti mesin ini sudah menganut sistem direct injection alias tidak perlu busi pemanas lagi untuk dapat menghidupkannya. Penyetelan nosel pun dipermudah dengan digunakannya baut penyetel di bagian belakang sehingga tidak perlu menambahkan atau mengurangi ring pegas penekan nosel. Gunakan obeng minus (-) untuk melakukan penyetelan.

Pompa injeksi in-line ini bertipe P Pump, menggunakan Plunger yang sejenis dengan plunger yang terdapat pada Mitsubishi Canter, Hino Lohan, Toyota Dyna HT maupun Mitsubishi Fuso Fighter 220 dan sejenisnya. Penyetelan plunger cukup mengendurkan setiap 2 baut yang mengikat plunger pada body pompa injeksi, lalu sedikit diputar ke kanan maupun ke kiri.

Penyetelan lainnya yang terdapat pada pompa injeksi adalah Setelan timing (nahpur), setelan debit minyak (fuel load adjuster), setelan governor (RPM) dan setelan Idle (langsam). Gunakan kunci yang sesuai ya sob...

Dari beberapa traktor maxxi yang pernah saya perbaiki pada pompa injeksinya, traktor ini cukup garang dari segi suara dan memiliki tenaga yang tidak bisa diremehkan meski dibuat oleh negeri Cina. Karena bentuknya yang cukup kecil, maka sobat harus pintar-pintar memilih lahan yang akan digarap...

Dan akhirnya, saya merasa traktor keluaran Maxxi dengan tipe 404 ini cukup layak menjadi alternatif pilihan bagi yang ingin memiliki traktor sendiri, baik untuk usaha penggarapan lahan-lahan masyarakat ataupun untuk penggarapan lahan sendiri bagi yang memiliki banyak lahan. Lumayan untuk meminimalisir pengeluaran penyewaan traktor. Semua itu karena harga yang cukup jauh di bawah produk jepang apalagi eropa, tenaga yang cukup tangguh dan sparepart yang tidak terlampau sulit dicari jika ada kerusakan.

Sobat bisa melihat video dibawah ini untuk informasi lebih lanjut

Inilah sedikit review traktor maxxi 404 yang dapat saya tuliskan, semoga dapat bermanfaat bagi sobat-sobat pembaca sekalian dan...
Salam pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Review Traktor maxxi 404"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel INFEED

Iklan Bawah Artikel