Kenapa pompa injeksi harus diturunkan dari mesin?

Lumayan lama istirahat dari dunia blogging, pada postingan kali ini saya ingin menjawab pertanyaan dari beberapa sobat yang menanyakan tentang alasan-alasan kenapa pompa injeksi harus diturunkan dari mesin. Serta kenapa harus disetel ulang atau dikalibrasi, semoga apa yang akan saya sampaikan di dalam artikel ini dapat sobat kendhou pahami.

Saya dapat memaklumi karena hal-hal yang berhubungan dengan pompa injeksi jarang diketahui oleh banyak orang, tidak seperti mesin. Dan itulah sebabnya mekanik atau bengkel pompa injeksi disebut sebagai spesialist karena hanya khusus menangani pompa injeksi. Bahkan mekanik bengkel mesin pun akan menyerahkan perbaikan pompa injeksi ke mekanik bospom.

Kita langsung ke topik pembahasan kita kali ini sob...
Ini adalah beberapa alasan yang dapat saya jelaskan

1. Plunger atau Distibutor / Rotor Head yang sudah lemah

Plunger adalah element yang digunakan pada pompa injeksi tipe Inline, sedangkan Distributor / Rotor Head adalah element yang digunakan pada pompa injeksi tipe distributor / VE. Pada dasarnya sama karena bagian inti pada rotor head juga disebut plunger. Untuk lebih jelasnya mengenai plunger dapat sobat lihat pada artikel ini.

Gejala yang timbul bila plunger sudah lemah adalah mesin mati saat pada putaran rendah atau idle, biasa diistilahkan sebagai injeksi ngabur karena harus dibesarkan setelan idle / langsamnya agar tetap hidup. Tenaga yang melemah bahkan hilang karena daya pompa plunger sudah tidak maksimal seperti saat masih bagus.

Bisa juga karena plunger yang macet, baik yang macet pada posisi mati, idle maupun posisi putaran tinggi. Pompa injeksi tidak akan berfungsi karena tuas gas dan tuas choke tidak akan berpengaruh sama sekali. Dan juga karena plunger rotor head yang patah, selain karena kualitas bahan bakar yang buruk (air dan kotoran), hal ini bisa juga terjadi akibat adanya gram/serbuk besi dari as dan camplate yang di"tambah daging" (Rhino 115).

Pada beberapa tipe contohnya distributor dan in line indirect mesin menjadi susah untuk dihidupkan baik saat mesin masih dingin atau sudah panas. Untuk mengetahui bahwa mesin susah hidup karena pompa injeksi yang lemah cukup mudah, dorong kendaraan saat untuk menghidupkan. Jika mudah hidup hanya dengan dorongan pendek bisa diartikan bahwa pompa injeksi mengalami keausan pada plunger / rotor head.

2.Kegagalan Governor

Yang saya maksudkan adalah adanya gejala-gejala yang timbul akibat governor yang tidak bekerja semestinya. Seperti saat tiba-tiba putaran mesin meninggi dan tidak bisa diturunkan kembali atau bahkan tidak bisa dimatikan meski tuas choke ditarik. Selain karena plunger yang macet, hal ini juga bisa terjadi karena governor yang tidak bekerja. Biasanya karena mur pengancing lepas atau kendur.

Atau hanya karena terlalu banyak endapan oli kental yang tidak bagus lagi kualitasnya (apalagi pada mesin yang sudah "ngobos" parah). Meskipun cukup hanya dibersihkan governornya secara menyeluruh dengan cara dibongkar total, tetap harus menurunkan pompa injeksi.

3. Oli tercampur dengan solar

Saya pernah menuliskan pembahasan mengenai hal ini di salah satu artikel saya yang lalu, akibatnya sudah tentu fatal jika tidak segera diperbaiki. Mesin diesel sobat bisa mengalami kerusakan yang parah karena pelumasan yang tidak bagus atau encer. Bukan hanya komponen pada sistem pembakaran, tetapi juga ke komponen yang lain di dalam mesin.

Jika penyebabnya adalah nosel / injector dan pompa mungkin tidak perlu menurunkan pompa injeksi, tetapi jika penyebabnya adalah plunger (pompa injeksi inline) dan oli seal (pompa injeksi distributor) maka tidak ada cara lain selain harus menurunkan pompa injeksi dari mesin.

4. Ada kerusakan pada beberapa komponen

Yang saya maksudkan adalah komponen-komponen yang ada di dalam pompa injeksi yang sebenarnya jarang bahkan sangat jarang terjadi seperti :

A. Inline : Bearing camshaft, per plunger patah, start spring putus atau lepas, camshat aus, gigi timer yang rusak (khususnya mitsubishi canter), penggantian stanggas hingga pecahnya cover gigi timer.

B. Distributor : Camplate dan Shaft drive (Rhino 115 / 14B), per plunger rotor head (Isuzu panther 2,5) , bos shaft drive hingga patah plunger rotor head.

5. Check up atau servis rutin

Karena sudah cukup lama tidak diservis ada baiknya dilakukan check up sebagai langkah perawatan pada pompa injeksi agar kinerja pompa injeksi tetap optimal. Atau juga mungkin karena ditemukannya kotoran dan air yang sudah cukup banyak di dalam saringan solar dan water sedimenter sehingga akan mengganggu kinerja pompa injeksi jika tidak dibersihkan (dikhawatirkan ada yang lolos masuk ke dalam pompa injeksi).

Sobat dapat melihat video dibawah ini untuk penjelasan secara visual


Itulah beberapa alasan kenapa pompa injeksi harus dilepaskan dari mesin yang dapat saya jelaskan dengan bahasa yang sederhana dan singkat. Semoga dapat difahami, memberikan manfaat bagi sobat-sobat yang membaca dan...
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

8 Responses to "Kenapa pompa injeksi harus diturunkan dari mesin?"

  1. boleh aja sob, semoga bisa menjawabnya...

    ReplyDelete
  2. Landcruiser mas.. .
    Ngak mau langsam.....ketika kita bikn langsamnya 600 rpm, lalu di gas, langsamnya jadi 800 mas.. Ngk mau turun lagi. ..

    ReplyDelete
  3. Karna ngak mau turun kan....saya kurangin stelan minyak nya.. .
    ,mau dia turun langsamnya.. Cuma ngak mau di gas.. Karna debt minyaknya ke kecilan. ..
    Kira kira apa masalhnya tu mas.. .

    ReplyDelete
  4. coba diatur lagi debit minyaknya, kalau masih tetap seperti itu turunkan pompa injeksinya... periksa dibagian governor dan levernya

    ReplyDelete
  5. ayo bagi yg suka maen judi ayam on line
    di bolavita tempat nya banyak sekali bonus2 menarik
    dan game2 on line terlengakap se indonesia
    dan sedang hot promo natal all ^^
    dengan pelayanan 24 jam yg sangat ramah

    ayo segera daftar dan buktikan sendiri
    info lbh lanjut:

    whatup : +62812-2222-995
    BBM: BOLAVITA

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel