Rotor head dan dinamo 24V

Mungkin judul yang saya angkat pada postingan kali ini agak aneh, nyleneh alias tidak biasa. Tapi apa yang akan saya ceritakan dan jelaskan akan bisa dimengerti oleh sobat-sobat sekalian. Dan pastinya, tidak ketinggalan adalah harapan semoga apa yang saya bagikan bisa memberikan manfaat bagi sobat pembaca yang saya cintai. Lalu, ada apa dengan rotor head dan dinamo 24 V? Simak terus ya sob...

Saya akan terlebih dahulu membicarakan sedikit mengenai rotor head agar bisa lebih faham. Beberapa hal akan saya bicarakan mengenai apa saja yang ada pada rotor head, apa itu rotor head, apa fungsinya dan bagaimana gejala-gejala yang timbul jika rotor head bermasalah hingga solusinya.

Rotor Head

Disebut juga sebagai Distributor Head, memiliki dua bagian utama yaitu plunger dan plunger barrel (body). Plunger bertugas untuk memompa bahan bakar dengan tekanan tinggi sekaligus mendistribusikan bahan bakar tersebut ke setiap silinder mesin diesel. Bekerja dengan cara maju mundur dan berputar dikendalikan oleh cam plate. Pada plunger terdapat control sleeve untuk mengatur besar kecilnya debit bahan bakar yang didistribusikan.

Plunger barrel adalah perangkat yang menjadi satu kesatuan (set) dengan plunger, menjadi tempat dipasangnya Delivery valve, plug dan otomatis selenoid (switch). Memiliki lobang-lobang yang didesain khusus sebagai jalur pemompaan dan pendistrubusian bahan bakar.

Untuk pompa injeksi distributor dengan tipe yang berbeda seperti pada kebanyakan pompa injeksi mesin traktor, masih memiliki fungsi yang sama meskipun dengan cara kerja yang berbeda. Contohnya pada mesin diesel traktor Ford 6610, TS 90, John deer dan Yanmar TNV series.

Kerusakan

Rotor head merupakan sparepart yang bisa dikatakan vital pada pompa injeksi tipe distributor, karena kemudahan proses startup (menghidupkan) mesin serta tenaga yang dihasilkan juga dipengaruhi oleh keadaan rotor head.

Ketika rotor head sudah dalam keadaan lemah (aus) maka proses menghidupkan mesin diesel akan menjadi panjang alias lebih lama dari yang seharusnya. Tenaga mesin diesel pun akan berkurang dikarenakan oleh semakin melemahnya tekanan bahan bakar yang dihasilkan.

Putaran mesin harus ditahan lebih tinggi untuk dapat bertahan hidup karena mesin diesel tidak sanggup untuk berputar normal dan mati pada saat putaran idle (langsam). Hal ini juga diakibatkan oleh melemahnya tekanan / "tendangan" bahan bakar menuju injector / nosel.

Cara mengetahuinya cukup mudah, mesin akan menjadi susah hidup menggunakan starter seperti biasanya, di semua kondisi baik saat mesin masih dingin maupun sudah panas. Tetapi akan mudah jika didorong. Dikarenakan putaran yang dihasilkan oleh dinamo starter dengan roda mobil sangat berbeda.

Penanganan

Seharusnya, untuk mengatasi rotor head yang sudah lemah atau rusak adalah dengan penggantian menggunakan rotor head yang baru (bagus). Tidak ada cara lain yang lebih meyakinkan secara hasil kecuali menggantinya. Karena beberapa gejala yang saya sebutkan diatas hanya dapat diatasi dengan cara tersebut.

Tetapi.... ada tetapi ini ya sob.
Untuk beberapa pemilik mesin diesel yang masih terkendala oleh susahnya sparepart pengganti, atau mungkin kendala biaya sebab harga unit rotor head lumayan mahal, bahkan sparepart termahal dalam daftar komponen yang terdapat pada pompa injeksi distributor. Ada cara lain yang dapat menjadi solusi agar proses menghidupkan mesin diesel menjadi lebih mudah tanpa harus mendorong lagi.

Gunakan dinamo starter 24 Volt yang secara otomatis penyuplai arus harus menggunakan aki / baterai berukuran 24 V. Karena pada umumnya, dinamo starter yang digunakan adalah berukuran 12 V. Apa hubungannya ya...?

Dengan dinamo starter 24 V maka putaran yang dihasilkan akan menjadi lebih kuat dan kencang, sehingga rotor head dapat menyalurkan bahan bakar dengan lebih deras dan cepat seperti saat mobil / kendaraan didorong. Hasilnya adalah, mesin diesel menjadi lebih mudah untuk hidup.

Akan tetapi... lhoh, ada tetapi yang lain??
Cara ini hanya membantu proses startup mesin diesel, sedangkan untuk tenaga dan putaran idle mesin diesel tidak serta merta ikut teratasi. Jika sudah ada unit penggantinya, segera lakukan langkah penggantian agar mesin sobat dapat digunakan dengan normal.

Bagaimana? semoga sobat-sobat dapat dengan apa yang saya maksudkan pada artikel kali ini. Dan semoga postingan ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca sekalian.
Salam Pintar...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Rotor head dan dinamo 24V"

  1. Mohon bantuannya bang. Gimana cara rubah pump ve ke pump industri

    ReplyDelete

  2. bosan tidak ada yang mau di kerjakan, mau di rumah saja suntuk,
    mau keluar tidak tahu mesti kemana, dari pada bingung
    mari bergabung dengan kami di ionqq^^com, permainan yang menarik dan menguras emosi
    ayo ditunggu apa lagi.. segera bergabung ya dengan kami...

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya...
Pertanyaan, pendapat,serta saran dan masukan dapat sobat tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Mohon maaf, segala bentuk SPAM dan mengandung unsur SARA akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel